Bagaimana Cara Membuat Puzzle?
Arifin
Apakah Anda menyukai bermain puzzle? Pernah penasaran bagaimana caranya membuat puzzle? Hal semacam itu ditanyakan oleh anak saya berbilang waktu yang lalu. Seiring kegemarannya bermain puzzle, ia pun ingin tahu bagaimana sih cara membuat puzzle.
Dipikir-pikir puzzle memiliki kerumitan dalam pengerjaannya. Terlebih pada beberapa bagian, ketika ada yang begitu serupa. Pola dan warna yang identik, dapat menjadi pengecoh.
Puzzle sendiri dalam proses pembuatannya, diawali dengan mendesain motif. Masing-masing dari gambaran besar puzzle diawali dengan menggambarnya menggunakan tangan. Setelah itu dianalisa oleh tim desain.
Lalu setelah mendapatkan persetujuan terkait desain motif, mereka akan mendesainnya menggunakan komputer dengan begitu detail dan presisi.
Sebelum dilakukan produksi, editor puzzle melakukan pengecekan terhadap ilustrasi dan melakukan perbaikan bahkan terhadap detail terkecil.
Produksi hanya dilakukan sekali, maka harus dipastikan segalanya sempurna. Lalu, tibalah di mesin cetak, dengan memulainya pada paparan pelat cetak. Kemudian dilakukan pengepasan di mesin cetak. Lembaran kertas serta tinta berbeda warna berperan disini.
Setelah dicetak memperlihatkan gambar yang telah selesai. Pencetak kemudian melakukan pengecekan secara terus-menerus terhadap kualitas warna. Mesin laminating menempelkan lembaran kertas tersebut ke karton.
Toolmakers membuat master dice untuk puzzle. Mereka menggunakan baja tajam panjang untuk membentuk puzzle. Masing-masing dice merupakan spesimen unik. Lalu dilakukan pemotongan di papan cetak dari spesimen unik itu. Dan keluar dalam bentuk jigsaw yang telah tertampung dalam wadah, lalu ditutup rapat. Setelah itu dimasukkan ke dalam kotak dan siap dikirimkan dari pabrik.
Pengiriman pun dilakukan. Untuk konsumen dapat memilah dan memilih puzzle mana yang dibeli. Dimana di dalam kotaknya terdapat instruksi manual.
Sumber: Engineering World, Clementoni, Ravensburger