Carian
Berwisata Ke Masa Lalu 
October 4, 2023 Arifin

‘Berwisata ke masa lalu’ – begitulah salah satu garis merah yang saya dapatkan pada buku panduan wisata resmi Visit Korea. Di antara berbagai tawaran opsi dan objek wisata yang diajukan, ‘berwisata ke masa lalu’, kerap hadir.

Apa saja yang ditawarkan? Berbusana menggunakan pakaian tradisional Korea Hanbok, mengikuti upacara minum teh tradisional, menginap di desa yang mempertahankan otentiknya nuansa tradisi; berkunjung ke sejumlah tempat bersejarah di Korea – baik itu kuil, bangunan terkait Perang Korea, dan sebagainya.

‘Berwisata ke masa lalu’ tentu tak hanya milik Korea saja. Boleh dibilang sisi sejarah menjadi eksotisme tersendiri dari wisata. Di Malaysia, dapat ditemui pada kota bersejarah Melaka yang merupakan kota tertua di Malaysia. Di Strait of Melaka terdapat alun-alun bergaya Belanda abad ke-17. Dikelilingi oleh sekelompok bangunan terakota yang terang. Yang terkenal di antaranya yakni Gereja Kristus, Menara Jam Tuan Beng Swee, Stadthuys, yang dulunya merupakan kediaman Gubernur Belanda.

Pun begitu dengan di Indonesia, ‘berwisata ke masa lalu’ dapat dijelajahi, seperti ke Kota Tua Jakarta, Kota Lama Semarang.

‘Berwisata ke masa lalu’ tak sekadar pada bangunannya, melainkan dapat lebih jauh, di antaranya dengan melakoni aktivitas yang biasa dilakukan di era-era lampau. Membatik dengan menggunakan canting, membuat keramik – merupakan sekelumit contohnya.

‘Berwisata ke masa lalu’ juga dapat terkait dengan kuliner serta gaya hidup tertentu. Di Korea contohnya, salah satu opsi wisata yang ditawarkan yakni menginap di kuil. Mengikuti upacara minum teh dan tata cara makan ala biksu – merupakan deretan kegiatan yang dapat diikuti. Untuk menu makanan yang disajikan berupa aneka sayur mayur, karena seperti diketahui, para biksu adalah vegetarian.

Masih terkait kuliner dan ‘berwisata ke masa lalu’, ketika melancong, salah satu hal yang dapat menjadi opsi adalah mencicipi tempat makan yang telah melewati beberapa generasi. Tempat makan legendaris tersebut, selain mengejar cita rasanya, juga menawarkan pesona sejarah masa lampau.

Komen