Carian
Memasuki ‘Mesin Waktu’ Bersama Kuliner 
October 6, 2023 Arifin

Kenangan tak hanya berdiam di masa lalu, pada masa kini bak memasuki ‘mesin waktu’ kenangan tersebut dapat terhadirkan. Di antaranya melalui PT Kereta Api Indonesia (Persero) yang mengoperasikan Kereta api Luar Biasa (KLB) Nostalgic Culinary pada 29–30 September 2023.

Dalam rangka HUT ke-78, KAI membuat activation seru dengan mengoperasikan KLB Nostalgic Culinary. KLB Nostalgic Culinary merupakan activation yang menghadirkan kembali kerinduan nuansa dan ambience naik kereta ekonomi sambil kulineran, yang dijual sama “pedagang asongan”.

KLB Nostalgic Culinary berlangsung dua hari, pada tanggal 29 September dengan rute Gambir-Yogyakarta) dan 30 September (rute Yogyakarta-Gambir). Ada pun “pedagang asongan” yang masuk ke kereta merupakan pramugara dan pramugari yang mengenakan pakaian tematik alias “cosplay” sebagai pedagang asongan.

Penumpang KLB Nostalgic Culinary dapat menikmati berbagai makanan, minuman, dan jajanan khas daerah seperti nasi pecel, nasi rames, tahu gejrot, mendoan, lanting, kroya, dan lain-lain dengan hanya membayar Rp7.800.

KLB Nostalgic Culinary menurut hemat saya sejalan dengan pariwisata yang menghadirkan menikmati pengalaman bagi pelancongnya. Menikmati pengalaman, serta memasuki ‘mesin waktu’ bersama kuliner juga dapat ditemui misalnya pada hidangan Rijsttafel.

 Rijsttafel merupakan sebuah tradisi jamuan makan tempo dulu bagi orang Belanda di Nusantara. Di negeri asalnya, mereka sudah terbiasa bersantap super komplit mulai dari sajian pembuka, menu utama, hingga pencuci mulut.

Setelah orang Belanda menetap di Hindia Belanda, mereka mengadopsi makanan khas Nusantara dengan tradisi mereka. Tentu saja makanan yang disajikan adalah sebuah perpaduan antara nasi dan lauk pauk yang bermacam-macam.

Dalam proses penyajiannya, Rijsttafel biasanya melibatkan puluhan pelayan yang membawa satu jenis hidangan. Bisa dibayangkan bila dalam satu penyajian terdapat 20 menu atau lauk pauk, tentu dibutuhkan 20 pelayan.

Pada masa kini, Rijsttafel dapat dinikmati di sejumlah restoran mewah di Indonesia ataupun ketika terdapat eventevent khusus. Event khusus itu misalnya ketika menyambut HUT Museum Mandiri ataupun acara dari komunitas sejarah yang menghadirkan pengalaman langsung mencicipi Rijsttafel.

Di samping itu, berbagai menu hidangan yang dahulunya hanya dapat dinikmati oleh kalangan bangsawan, pada masa sekarang dapat diakses oleh berbagai kalangan. Hal yang sekiranya dapat menjadi opsi berwisata Anda, untuk memasuki ‘mesin waktu’ bersama kuliner pilihan.

Komen