Carian
Mengapa Penderita Obesitas Tak Disarankan Memilih Olahraga Lari? 
October 13, 2023 Arifin

Penderita obesitas disarankan tak memilih lari sebagai olahraga harian. Apa pasal? Dikarenakan berpotensi memberatkan kinerja sendi dan otot bagian bawah.

Lalu olahraga apa yang disarankan bagi penderita obesitas? Penderita obesitas baiknya memilih kegiatan olahraga yang lebih ringan seperti berjalan kaki agar tubuh dapat kembali ke kondisi ideal.

Penderita obesitas juga dapat memilih olahraga kardio seperti senam. Sedangkan bila ingin sekali berlari, baiknya menurunkan dulu berat badannya lewat olahraga kardio, baru nanti berlari.

Perlu diketahui saat melakukan olahraga lari, kondisi tubuh di bagian bawah mengalami tekanan lebih besar daripada saat berjalan di kondisi normal. Saat berlari, seseorang memberikan tekanan sebesar enam kali lipat berat badannya kepada bagian tubuh bawah saat kaki berpijak.

Bahkan, untuk orang dengan kondisi tubuh normal, jika terdapat teknik yang salah saat berlari, masih bisa terkena masalah seperti keseleo. Maka, kegiatan berlari yang dilakukan oleh orang dengan bobot tubuh berlebih, potensi cedera hingga masalah sendi di bagian kaki akan lebih besar terjadi.

Untuk penderita obesitas yang memiliki minat untuk berolahraga dengan tubuh bagian bawah, disarankan melakukan beberapa aktivitas fisik seperti berjalan kaki minimal 10.000 langkah per hari atau bersepeda minimal 30 menit sehari.

Untuk kegiatan olahraga yang lebih ringan, penderita obesitas dapat melakukan senam pernapasan dengan frekuensi 3-5 kali dalam seminggu dengan durasi minimal 40 menit.

Sumber: Antara

Komen