Upaya Memenuhi Kebutuhan Magnesium
Arifin
Beberapa orang mengira mengonsumsi suplemen magnesium bisa mengatasi gejala kelelahan dan suasana hati. Namun, penggunaan suplemen magnesium yang terlalu banyak bisa memberikan efek jangka panjang seperti sembelit ringan, preeklamsia, migrain, gangguan mood, gula darah dan tekanan darah tinggi, insomnia, demensia.
Perlu diketahui, magnesium merupakan ion penting yang terkandung dalam setiap sel dalam tubuh kita untuk banyak fungsi seluler yang penting termasuk metabolisme, transportasi melintasi membran sel, dan pengikatan hormon.
Adapun seseorang dapat memenuhi kebutuhan magnesiumnya melalui makanan alami yang sering ditemukan dalam makanan berserat tinggi seperti sayuran hijau, biji-bijian, dan kacang-kacangan.
Makanan-makanan yang banyak terdapat dalam pola makan Mediterania ini cenderung memiliki banyak manfaat kesehatan yang melebihi konsumsi pil magnesium.
Beberapa pilihan makanan yang mengandung magnesium, di antaranya sayuran berdaun hijau seperti bayam, kangkung, biji-bijian, kacang-kacangan, cokelat hitam, alpukat, ikan dengan lemak tinggi.
Sedangkan untuk seseorang yang ingin memulai suplementasi magnesium, baiknya mendiskusikannya terlebih dahulu dengan dokter. Orang dengan penyakit ginjal mungkin mengalami kesulitan membuang kelebihan magnesium yang dikonsumsi sebagai suplemen.
Sementara itu, tanda-tanda overdosis magnesium termasuk hipotensi, refleks yang buruk, perubahan ritme jantung
Sumber: Washington Post, Antara