Bolehkah Menyimpan Obat Di Dalam Mobil?
Arifin
Disarankan agar tidak menyimpan obat di dalam mobil. Apa pasal? Salah satu penyebabnya karena suhunya tak stabil.
Baiknya obat yang disimpan di mobil, tidak digunakan lagi, karena kita tak tahu yang terjadi pada obat tersebut, karena sudah lama ditinggalkan, tidak dipantau pula. Bila obat telanjur disimpan di dalam mobil, maka periksa dulu kondisi fisiknya, adakah berubah atau tidak, periksa pula adakah perubahan bau.
Perlu diketahui, mobil suhunya tidak stabil, rata-ratanya panas, misalnya ketika AC tidak dinyalakan, walau mobil disimpan di basement yang tidak ada matahari. Baiknya obat tidak digunakan lagi bila ada perubahan bentuk atau bau.
Sedangkan masa penggunaan obat sebelum dibuka dari kemasan, sebaiknya menyesuaikan dengan tanggal yang dicantumkan produsen. Jika telah melebihi masa penggunaan walaupun kemasan belum dibuka, baiknya obat dibuang saja karena telah tak lagi layak digunakan.
Lalu, saat akan membuang obat yang telah lewat kedaluwarsa, sebaiknya dihancurkan dulu. Obat berbentuk kapsul misalnya, dikeluarkan dulu dari cangkangnya, larutkan ke air dan cangkangnya digunting lalu dibuang.
Sementara itu obat dalam bentuk tablet dan pil baiknya dihancurkan dulu, dicampur dengan bahan seperti kopi dan tanah, lalu dilarutkan dalam wadah yang bisa ditutup, lalu gunting kemasannya.
Ingat untuk jangan membuang obat-obatan yang tidak terpakai di wastafel atau toilet.
Sumber: Antara