Carian
Kedatangan Tamu Besar 
December 5, 2023 Arifin

Kabar itu datang bersama angin

Dianyam dari satu mulut ke mulut yang lain

Semula saling berbisik

Lalu, kengerian & ketakutan di wajah

            Sesuatu yang akan datang

            Raksasa yang lapar nian

Konon katanya, bila tak cukup kenyang ia, maka bulan pun disantapnya

Ah, alangkah gelap jika bulan tiada di waktu malam

Maka penduduk bahu-membahu membuat makanan

Tungku demi tungku

Masing-masing berkorban memberikan apa yang bisa diberi

Ternak, sayuran

Kira-kira macam mana selera raksasa?

Manis/pedas/asam/asin?

Maka aneka rasa disiapkan

Pun sejumlah kudapan

            Pada satu purnama, ia akan datang

            Begitu benang merah kabar yang menyebar

Ketika purnama bulat sempurna

Tanah seakan bergetar

Raksasa datang

Keringat & gugup di wajah penduduk

            Raksasa itu memang sungguh besar

            Namun, ternyata wajahnya ramah lagi imut

            Taringnya menghias lucu di deretan giginya

“Ah, manusia,” raksasa itu berkata

“Repot-repot menyiapkan ini dan itu,” ternyata raksasa dapat bertutur dengan kata yang dimengerti

“Dari jauh, hidungku telah mencium aroma lezat ini”

            “Duduklah sini, mari kita berbincang,” bujuk raksasa ke hamparan warga yang masih menerka

            Kabar angin itu ternyata meleset

            Ia hanya raksasa yang makan secukupnya, dan lebih butuh teman bicara & tertawa

Komen