Carian
Melongok “Dapur” Karya Kreatif Para Seniman 
December 12, 2023 Arifin

Tertarik untuk mengetahui proses penciptaan karya kreatif? Anda dapat menilik Pajang Karya “Work in Progress” yang dihelat 8 – 23 Desember 2023 pada pukul 10.00 – 19.00 di Bilik Komunitas Galeri Nasional. Untuk registrasi dapat dilakukan di tempat.

Pajang Karya bertajuk “Work in Progress” menghadirkan karya-karya spektakuler dari 11 seniman dari komunitas Sketsa Pulang Kerja. Mereka membawa pengunjung dalam perjalanan inspiratif, mengeksplorasi keajaiban di setiap tahap kreasi.

Pajang Karya “Work in Progress” bercerita mengenai rangkaian proses unik dan personal yang dijalani oleh setiap pengkarya dalam menciptakan sebuah karya. Setiap pengkarya memiliki cerita unik yang memengaruhi ide-ide, teknik, dan media yang digunakan dalam menciptakan sebuah karya seni.

“Work in Progress” berfungsi sebagai jendela yang memungkinkan pengunjung untuk memahami apa yang ada di balik layar, apa yang terjadi sebelum sebuah karya mencapai tahap akhir.

Segala hal yang turut berperan dalam karya 11 seniman tersebut disajikan pada satu meja panjang. Terdapat rupa-rupa barang yang berada di meja tersebut, seperti replika tengkorak, replika wedang ronde, buku bacaan, buku sketsa, die cast, bahkan mi instan.

Lalu, bagaimanakah proses penciptaan karya dari para seniman tersebut? Alfeus Christie (@harousel) memilih media digital. Ia merupakan seorang food illustrator yang karya-karyanya dapat dilihat di akun Instagram, Behance, dan ArtStation miliknya.

Pada pameran tersebut, Harousel  menampilkan wedang ronde & wedang uwuh. Dua minuman tersebut identik dengan Yogyakarta serta merupakan kuliner tradisional. Untuk urusan di balik layarnya, Harousel menunjukkan sejumlah foto kota Yogyakarta seperti Tugu Pal Putih, delman, kesenian, serta angkringan.

Simak pula karya Champion of’97 dari Roundnut Motor-Art (@roundnut) yang memilih media digital. Toyota Supra TOM dari Tim Castrol merupakan juara GT500 1997 All Japan Grand Touring Car Championship. Kemenangannya meningkatkan popularitas mobil ini, yang kemudian dipresentasikan di berbagai media dan menjadi mobil legendaris di antara para penyuka gim simulasi balapan “Gran Tourismo”.

Melalui karya ini, Roundnut ingin membangkitkan nostalgia, sehingga detail menjadi sangat penting dalam ilustrasinya agar ia dapat menyampaikan informasi faktual dalam karya ini.

Visualisasi peralatan dan berbagai mesin penunjang juga digambarkan dalam karya ini, dengan tujuan agar para penikmat karya dapat merasakan suasana seperti berada di dalam garasi mobil balap yang dapat menimbulkan hubungan sentimental antara pengkarya, karya, dan penikmatnya.

Roundnut juga menambahkan diecast sebagai instalasi karya demi memberikan pengalaman yang utuh untuk ilustrasi otomotif miliknya.

Lalu terdapat seniman Meiliana Betand (@mbetand) yang menggunakan media tinta hitam di atas kertas. Karyanya bertajuk “Kensho: Growth by Pain”. Sejumlah panel di balik layar pengerjaannya memperlihatkan rekaman tangkapan layar Mbetand yang diajak turut serta dalam pameran, sketsanya, the essential tools (seperti kucing, AC, minuman), serta tampilan meja kerjanya.

Pada Pajang Karya “Work in Progress”, selain menikmati “dapur” karya para seniman, pengunjung juga dapat menggambar di medium kertas. Hasilnya dapat ditempelkan di salah satu sudut ruangan ataupun boleh dibawa pulang.

Komen