Mengapa Penting Mengajak Anak Beraktivitas Di Luar Ruangan?
Arifin
Libur sekolah telah tiba. Adakah Anda sebagai orang tua telah merencanakan untuk mengisi liburan anak dengan kegiatan tertentu? Salah satu opsi yang layak ditimbang untuk melakoni vakansi dengan mengajak ananda pada kegiatan luar ruangan.
Tentunya siapkan sunblock/sunscreen ketika berkegiatan di luar ruangan tersebut. Di samping itu topi, payung, juga perlu disiapkan untuk menyikapi panasnya cuaca maupun kemungkinan terjadinya hujan.
Ajaklah anak bermain bebas di ruang terbuka hijau. Biarkan buah hati untuk duduk di atas rumput, memungut daun kering, ataupun lari-larian. Lalu, ajaklah mereka untuk nyeker (berjalan tanpa alas kaki).
Sebagai informasi, nyeker dapat menstimulasi 200.000 saraf tepi di setiap telapak kaki, optimalisasi postur tubuh dan pergerakan rahang, serta input berbagai tekstur sehingga berhubungan dengan masalah makan pada anak.
Di ruang terbuka hijau, dengan anak beraktivitas, jalan, berlari, bermain, juga merupakan metode yang tepat bagi mereka untuk menyalurkan energi. Selain itu, visual anak pun akan lebih luas, karena melihat lebih luas, sejuk dengan aneka pepohonan.
Dengan tersalurkannya energi, serta kebutuhan motorik anak (dengan jalan, berlari, melompat), maka sesampainya di rumah, buah hati pun dapat makan kembali serta nantinya tidur dengan lebih pulas karena kebutuhannya telah terpenuhi.
Berkegiatan di ruang terbuka hijau, juga memungkinkan anak untuk lebih mesra dengan alam. Melihat, mendengar, merasakan langsung bagaimana pepohonan ataupun hewan yang ada. Di samping itu, anak pun dapat bersosialisasi, berkomunikasi, dengan pengunjung ruang terbuka hijau lainnya. Mungkin yang sebaya, lebih muda, ataupun lebih tua – sehingga keterampilan sosialisasi mereka dapat diasah.
Poin positif lainnya, bagi orang tua, sejumlah ruang terbuka hijau seperti taman, gratis untuk dimasuki. Sehingga dengan aneka manfaat, ramah di kantong.