Apa Pentingnya Banyak Membaca Dan Beragam?
Arifin
Salah satu prinsip berkarya yang saya percaya ‘Jika kita ingin jadi penulis, maka sebelumnya jadilah pembaca’. Menurut hemat saya, dengan menjadi pembaca yang baik, maka memiliki amunisi ide, ragam diksi, serta aneka pendekatan untuk berkarya. Membaca ibaratnya investasi referensi.
Dengan begitu perlu kiranya untuk banyak membaca serta memiliki keragaman bacaan. Banyak membaca, di antaranya berguna untuk mendalami suatu persoalan. Seperti katakanlah Anda ingin menjadi penulis andal di genre humor, maka perbanyak bacaan terkait hal tersebut. Dengan begitu Anda membiasakan diri untuk terpapar. Di samping itu Anda pun dapat membandingkan, serta menyesuaikan mana kiranya yang sesuai dengan taste Anda.
Banyak membaca juga menjadi salah satu prasyarat menjadi ahli. Simaklah sejumlah ahli pada ilmu tertentu yang menyertakan aneka bacaannya. Dengan begitu suatu ilmu dapat diteropong dan dibedah baik secara makro dan mikro.
Lalu apa pentingnya memiliki ragam bacaan? Dengan ragam bacaan, sesungguhnya merupakan kesempatan untuk memadukan berbagai unsur bacaan menjadi karya khas Anda. Ada banyak penulis, masing-masing dengan pendekatannya. Salah satu kunci unik pendekatan ini, yakni dari luasnya spektrum bacaan, serta beragamnya bacaan. Sehingga sebuah isu, permasalahan, dapat didekati melalui pendekatan tertentu.
Agatha Christie misalnya memiliki latar pengetahuan farmasi yang membantunya dalam menciptakan karya detektif yang terkait dengan racun. Apa pun genre yang Anda pilih, cobalah padu padankan dengan unsur bacaan, pengetahuan yang Anda serap.
Banyak membaca serta beragam bacaan, bila dianalogikan dengan masakan, maka Anda memiliki ragam teknik memasak serta varian rasa. Tentu yang tak kalah pentingnya dengan bekal tersebut adalah menuliskannya. Karena dengan pijakan banyak membaca serta beragam itu merupakan modal yang laiknya dieksekusi menjadi tulisan demi tulisan.