Carian
Kenali Faedah Lompat Tali
January 10, 2024 Arifin

Lompat tali digunakan untuk sejumlah aktivitas yang berhubungan dengan kebugaran dan sering kali dimasukkan sebagai bagian dari latihan intensitas tinggi atau sebagai latihan ketangkasan bagi petinju.

Lompat tali membantu mengondisikan sendi penahan beban Anda tepatnya di pergelangan kaki, lutut, dan pinggul, sekaligus memberikan latihan yang meningkatkan detak jantung dan dapat dilakukan di rumah.

Terdapat ragam manfaat lompat tali yang bagus untuk melatih koordinasi, kebugaran kardiovaskular, serta ketahanan otot dan tulang. Faedah lompat tali yakni meningkatkan elastisitas tendon kaki.

 Lompat tali bisa membantu meningkatkan elastisitas tendon di kaki yang menopang persendian Anda, seperti tendon Achilles di kaki bagian bawah dan di dekat lutut Anda.

Tendon ini bekerja seperti pegas, memuat untuk menyimpan energi dan kemudian melepaskannya, dan harus memiliki tingkat kekakuan dan fleksibilitas yang sesuai untuk menyimpan dan kemudian melepaskan energi untuk mendorong Anda.

Faedah lainnya dari lompat tali yaitu meningkatkan otot tubuh bagian bawah tungkai dan kaki. Anda memerlukan pelatihan untuk meningkatkan daya ledak dan kelincahannya.

Lompat tali bisa membantu melatih otot-otot tersebut untuk mendorong Anda menjadi lebih kuat dan lebih cepat, yang sangat membantu dalam lari atau olahraga yang memerlukan perubahan kecepatan dan arah dengan cepat, seperti bola basket dan sepak bola.

Guna lainnya dari lompat tali adalah dapat meningkatkan daya tahan kardiovaskular melalui pelatihan gaya HIIT.

 Lompat tali merupakan cara yang bagus untuk melatih sistem aerobik dalam waktu singkat bila Anda tidak punya waktu untuk latihan aerobik yang lebih lama, seperti lari.

Lompat tali juga dapat menjadi aktivitas yang baik untuk digunakan saat memulihkan atau merehabilitasi cedera di mana Anda belum bisa menoleransi lari, mendaki, atau bersepeda lebih lama.

Faedah lompat tali lainnya, berpotensi lebih menyenangkan dibandingkan olahraga biasa di treadmill atau elips. Hal ini mungkin menghidupkan kembali kenangan indah tentang lompat tali saat masih kecil, dan tantangan untuk mengatur waktu dan koordinasi yang diperlukan agar berhasil lompat tali juga dapat menjadi stimulus mental yang baik.

Lompat tali membutuhkan waktu dan koordinasi, yang jika Anda tidak yakin dengan kedua hal tersebut, dapat menyebabkan risiko tersandung atau jatuh.

Buat mereka yang kesehatan sendinya terganggu, dampak lompat tali bisa jadi terlalu menantang dan menyakitkan karena gerakan mendarat dan melompat ke atas yang berulang-ulang.

Tertarik rutin melakukan lompat tali? Disarankan untuk memulai dari yang kecil dan berkembang secara perlahan. Mulailah dengan lompat tali selama 5 hingga 10 menit secara berkala, dengan interval 30 detik lompat dan 1 menit istirahat hingga waktu Anda habis. Cobalah ini satu atau dua kali seminggu untuk melihat bagaimana tubuh Anda merespons lompat tali.

Sumber: Live Strong, Antara

Komen