Ketika Seret Akan Ide, Apa Yang Bisa Dilakukan?
Arifin
Kreator konten Irena Ananda memberi tips bila sedang tidak ada inspirasi/susah keluar ide/banyak tenggat/susah mikir, maka ia memilih untuk “shoot everything in front of you”. Adakah hal semacam itu juga pernah Anda alami dan lakukan?
Ketika sedang seret ide, yang penting melakukan sesuatu dulu. Memang, bukan jaminan, bahwa akan kemudian lancar, namun paling tidak ada upaya, ada hal konkret yang dilakukan.
Dari sisi personal, hal semacam ini terjadi di saya. Maka salah satu antisipasi dari “seret ide” yakni membuat bank ide – dimana ragam ide tulisan tertampung. Namun, sekalipun telah memiliki bibit ide awal, tak selalu akan mulus mengerjakannya. Dari ide awal tersebut, lalu dikerjakan, meski dapat stuck, berhenti di tengah, karena “kehabisan ide”, kekurangan informasi, dan sebagainya.
Tulisan yang belum selesai itu ataupun belum sempurna itu lebih baik adanya, dibandingkan kosong, serta belum dikerjakan. Memang pada beberapa proses kreatif, perlu dikunjungi beberapa kali, di lain kesempatan. Seperti melengkapi kepingan puzzle, entah itu mood, informasi yang ditemukan kemudian, ide yang cocok disambungkan – maka dapat terlanjutkan serta terselesaikanlah tulisan tersebut.
Perihal “shoot everything in front of you”, saya pun teringat dengan pencipta lagu Yovie Widianto. Pada beberapa kesempatan konser, ia meminta penonton untuk menyumbangkan kata. Kata-kata acak dari penonton tersebut, lalu dirangkaikan, digubah menjadi bagian dari lirik, serta menjadi lagu.
Hal senada dapat ditemui pada sejumlah ajakan untuk berpuisi di media sosial, dimana diberikan beberapa kata, lalu dipersilakan membuat puisi dari kata-kata yang ada tersebut. Ternyata alangkah beragam dan dapat kemana-mananya puisi dari bahan baku kata-kata tersebut.
Ada pun bagi kreator konten yang terkait visual, maka “shoot everything in front of you” dapat menjadi stok gambar. Ibaratnya berburu gambar. Lalu perihal meramunya, nanti ada fasenya, terdapat waktunya, dimana bisa jadi akan bersyukur, jadinya dapat membuat konten yang memantik. Hal yang dapat bermula dari seret ide, lalu memilih “shoot everything in front of you”.