Tak Tahu Segala Sesuatu Tak Mengapa
Arifin
Fear of missing out (FOMO), dapat terjadi dalam berbagai hal. Tak sekadar pada tren, namun juga informasi serta pengetahuan. Seolah begitu FOMO ketika tidak tahu informasi yang sedang hangat-hangatnya. FOMO pada beberapa segi juga dapat menyumbang pada kecemasan seseorang.
Kecemasan ini dapat merambat melalui media sosial. Bagaimana ada keinginan, mengomentari informasi yang sedang menjadi tren. Meski begitu, sebaiknya untuk mengetahui informasi secara utuh serta bijak berkomentar. Dengan begitu tidak memperkeruh media sosial.
Lalu, adakah saran terkait FOMO serta pengetahuan? Senantiasa untuk keep in touch dengan informasi yang tren memang perlu. Dengan begitu dapat mengetahui keadaan, serta dapat diterapkan dalam kehidupan keseharian – entah itu dalam pekerjaan ataupun perbincangan. Meski begitu, seseorang juga dapat berdamai dengan ketidaktahuan.
Berdamai dengan ketidaktahuan, karena kesadaran bahwa ada begitu banyak informasi, tren yang silih berganti, serta dibutuhkannya waktu untuk mencerna informasi tersebut. Maka pada beberapa segi, berdamailah dengan ketidaktahuan. Camkan bahwa waktu Anda terbatas. Senantiasa FOMO terhadap informasi dapat membuat seseorang kehilangan fokus dalam waktu-waktu harian.
Berdamai dengan ketidaktahuan, juga memelihara keinginan belajar, rasa ingin tahu, serta dapat menjadi kesempatan menimba informasi melalui percakapan. Seseorang dapat memintas waktu dengan bertanya kepada orang lain yang mengikuti tren informasi yang sedang berkembang.
Berdamai dengan ketidaktahuan, juga mengingatkan seseorang akan konsep generalis dan spesialis. Masing-masing dibutuhkan dalam porsinya masing-masing. Seperti pada beberapa isu, maka untuk pengetahuan mendalam, pendapat pakar dapat menjadi rujukan. Dengan mengingat kata ‘spesialis’, maka ada niche, pengalaman tahunan, dan sebagainya.
Dalam konteks kepemimpinan, tidak tahu segala isu pun tak mengapa. Yang terpenting adalah kemampuan pembuatan keputusan. Termasuk dengan menyerap informasi, aspirasi, dari mereka yang memiliki pengetahuan, pengalaman, terkait isu tersebut.