Arifin Diterbitkan 7 February 2024

Konsistensi Dan Jalani Saja Dulu 

Apakah makna konsistensi bagi seseorang? Hal terkait konsistensi berdampak dan senantiasa terjadi. Baik untuk sesuatu yang bersifat rutin, ataupun mencoba melakukan kebiasaan baru. Ambil misal, berusaha konsisten untuk berolahraga. Apakah berarti bak kurva yang terus-menerus naik secara stabil? Bisa ya dan juga tidak. Bisa tidak, dikarenakan hal yang manusiawi, seperti semangat yang luntur, opportunity cost terhadap waktu, dan sebagainya.

Meski begitu walau secara kurva tidak terus-menerus naik, berusaha konsisten berolahraga layak diapresiasi. Mungkin ada masa-masa dimana bolong tidak mengerjakannya ataupun waktu olahraganya hanya sekejap. Namun, lihatlah secara gambar besar, misalnya sebulan, bila ternyata lebih banyak hari-hari melakoni olahraga, maka menurut hemat saya dapat dikategorikan konsisten menjalaninya. Toh, bukan perkara mudah untuk membiasakan kebiasaan baru.

Konsistensi dan jalani saja dulu – menurut hemat saya hal tersebut dapat menjadi pegangan, baik dalam membiasakan kebiasaan baru ataupun sesuatu yang sifatnya rutinitas. Apabila seseorang rutin memproduksi konten – katakanlah menulis, memotret, membuat video, dan sebagainya – maka ada saatnya dimana ‘kok begini sekali hasilnya’, ‘kok berat sekali mengerjakannya’, serta hari-hari dimana merasa tidak baik-baik saja. Namun, konsistensi dengan menjalani saja dulu, dapat menutup segala kurang itu, serta membuat seseorang tetap berkarya, melakukan sesuai tenggat.

Konsistensi dan jalani saja dulu – juga dapat menjadi pelipur dari rasa cemas, obsesi kesempurnaan. Seperti misalnya ketika ingin berkarya secara konsisten, lalu menyadari bahwa ada yang skip atau kurang, maka camkan pada diri ‘enggak apa-apa’, ‘besok coba lagi’, ‘I can always try again’.