Carian
Penulis Yang Mengamati, Mengobrol, Dan Membaca 
April 3, 2024 Arifin

Pakar bahasa Ivan Lanin membuat jembatan keledai “amoba” (amatan, obrolan, dan bacaan) untuk mengingat “bahan bakar” bagi segala jenis tulisan. Bila menilik pada “amoba” tersebut, mari coba kita telaah satu per satu.

Pada amatan, seseorang dapat melakukan pengamatan dengan mengaktivasi panca indranya. Apa yang dilihat, apa yang didengar, apa yang dibaui, apa yang disentuh. Ambil contoh, pada penulis Dewi Lestari yang menuturkan mengenai aroma serta penciuman pada novelnya “Aroma Karsa”.

Amatan juga merupakan perkara untuk menggunakan panca indra dalam menelaah manusia, kehidupan sosial, ataupun bentang alam. Amatan dapat dilakukan pada yang ekstrinsik, maupun intrinsik.

Dengan amatan, seseorang dapat melihat pola ataupun sejumlah anomali. Ya, memang menulis bak seorang detektif yang mencoba melakukan segala pengamatan di tempat kejadian perkara (TKP).

Mari menelaah poin berikutnya yakni obrolan. Bila seseorang tertarik membuat cerita pendek, novel, maka terdapat dialog. Lantas bagaimana cara untuk menyusun dialog? Salah satu tipsnya menurut hemat saya dengan obrolan, mengobrollah dengan banyak orang, mengobrollah dengan ragam orang. Dengan begitu seseorang akan memiliki memori, bahan, untuk menyusun bagian dialog dalam cerita pendek ataupun novelnya.

Karakter pada suatu cerita yang lebih dari satu memerlukan rubrik dialog yang beraneka ragam. Diksi dari tokoh A, tentu berbeda dengan tokoh B, tokoh C – seseorang dapat mempelajari aneka diksi ini dengan obrolan sesama manusia.

Sejumlah novel sepengetahuan saya menyertakan sejumlah narasumber yang membentuk karakter pada ceritanya. Karakter itu tersusun karena penulisnya melakukan obrolan dengan sosok yang berkecimpung di bidang tertentu. Misalkan ketika ingin menyertakan karakter dokter, maka selaiknya tak hanya tempelan. Untuk mendalami, ada baiknya memiliki teman mengobrol yang memang merupakan dokter.

Ada pun untuk telaah pada poin ‘bacaan’, apa yang dibaca memengaruhi apa yang ditulis. Ketika sedang menulis tentang tema tertentu, seorang penulis juga dapat melakukan riset dengan segala bahan bacaan terkait tema tersebut.

Komen