Carian
Memunculkan Karakter Pada Fabel 
May 9, 2024 Arifin

Fabel merupakan cerita yang menggambarkan watak dan budi manusia yang pelakunya diperankan oleh binatang (berisi pendidikan moral dan budi pekerti). Dalam menyampaikan pesan moral, penanaman nilai, kebijaksanaan dilakukan melalui cerita, tanpa menggurui pembaca.

Lantas bagaimanakah cara mengkreasi tokoh, karakter pada fabel. Poin utamanya yakni tokoh cerita pada fabel merupakan hewan. Maka kebiasaan dari hewan, dapat dimasukkan ketika mengkreasi tokoh, karakter. Misalnya menghadirkan kucing, maka dapat dimunculkan karakter suka tidur.

Untuk nama tokohnya, upayakan agar tidak jauh dengan nama hewan. Bisa menggunakan dengan rima yang senada. Dengan begitu akan membuat lebih mudah diingat pembaca. Filosofinya adalah mempermudah pembaca.

Perihal riset dari hewan yang akan dijadikan tokoh, karakter, bisa dilakukan melalui amatan, obrolan, membaca. Seseorang dapat mengamati mengenai binatang yang “diincarnya” untuk menjadi tokoh.

Melalui obrolan, bisa dengan bertanya kepada mereka yang ahli, yang mengerti terhadap binatang tersebut. Ada pun melalui bacaan, sejumlah referensi ilmiah dapat dilakukan untuk mengerti tindak tanduk hewan.

Sementara itu, bagi orang tua, membacakan fabel pada anak, dapat berdampak baik. Di samping penddikan moral, budi pekerti yang telah disinggung di atas, anak pun dapat menjadi aktif mengamati, mengobrol, membaca, perihal hewan.

Hendaknya hal tersebut menjadi “gayung bersambut” dengan mengajak anak beraktivitas di luar ruangan. Misalnya, di taman, dengan begitu anak dapat mengamati perilaku hewan-hewan tertentu, seperti misalnya semut, kupu-kupu, burung, serangga, kucing, dan sebagainya.

“Gayung bersambut” lainnya dapat dengan mengajak anak berwisata ke kebun binatang. Ada spektrum lebih luas lagi mengenai binatang-binatang yang ada. Kiranya dengan begitu, anak pun akan memiliki kepedulian terhadap satwa serta kesadaran lingkungan hidup.

Komen