Carian
Merancang Liburan Bersama Anak 
May 13, 2024 Arifin

Pada bulan Mei ini terdapat sejumlah hari libur, yakni Hari Buruh Internasional, Hari Raya Waisak. Bagi yang telah berkeluarga beserta anak, tentu momen hari libur merupakan kesempatan kebersamaan. Apa saja yang dapat dirancang untuk menikmati libur bersama anak?

Tips yang dapat penulis berikan yakni gunakan kesempatan liburan untuk melakukan stimulasi bermakna pada anak. Salah satu stimulasi yang dapat diberikan terkait olah raga pada anak. Maka opsi untuk stimulasi ini dapat berupa tempat wisata menyenangkan yang membuat anak bersemangat menjelajahinya dengan berjalan kaki.

Berjalan kaki di tempat wisata sebenarnya tak hanya berguna bagi anak, namun juga dapat berfaedah bagi orang tuanya pula. Anak sehat, orang tua pun sehat dengan olah raga jalan kaki. Contoh tempat wisatanya yakni kebun binatang yang memungkinkan pengunjungnya berjalan kaki. Dari berbagai satwa yang ada, maka seperti sebuah petualangan bersama untuk melihat tingkah polah binatang, mengetahui sekelumit informasi tentang binatang tersebut.

Contoh lainnya berwisata dengan berjalan kaki yakni dengan pergi ke taman ataupun ruang terbuka hijau. Telusurilah taman, kelilingi, buat permainan bersama. Tentu selain raga yang diolah dengan berjalan kaki, berbagai stimulasi juga sesungguhnya dilakukan baik secara sadar ataupun tidak. Anak diajak untuk merasakan langsung berada di ekosistem hijau bersama flora dan fauna tertentu.

Pada momen vakansi, stimulasi bermakna juga dapat terkait dengan bagaimana anak bersosial. Hal ini di antaranya dapat ditempuh, misalnya melalui opsi menggunakan sarana transportasi publik untuk ke tempat wisata. Anak akan mengalami pengalaman mengantre, menunggu, berjumpa dengan orang-orang lain dengan berbagai kemungkinannya.

Perihal bersosial perlu untuk diupayakan dengan menjumpai rupa-rupa orang. Apalagi bagi anak-anak generasi pandemi Covid-19 yang sempat mengalami pembatasan aktivitas, anjuran #DiRumahSaja, maka bisa jadi perlu membiasakan anak untuk bersosialisasi. Vakansi juga bisa mengasah mengenai inisiatif, kemandirian anak. Orang tua bisa dengan mengajak anak mendiskusikan mau liburan ke mana, menyiapkan segala persiapan liburan bersama anak. Dengan pelibatan tersebut, anak merasakan bahwa aspirasinya dihargai.

Komen