Imajinasi Dalam Tempurung? 

June 18, 2024
Puisi

Arifin

Hari-hari ini masihkah kau berimajinasi?

Tinggi, setinggi-tingginya

            Realistis

            Berhitung

            Ada dalam kamus di saku kepala kini

Seberapa sering kau melihat langit yang meninggi

Mengamati burung yang terbang

atau menyelam ke kedalaman

            Pandangan-pandangan yang terbatas

            Lalu, masing-masing kita merajut tempurungnya

            Tak terlihat kasat mata memang

            Namun, merantai di sayap-sayap imajinasi

Di persimpangan jalan, bertemu dengan diri dari masa lalu, masa kecil, masa ketika mimpi-mimpi masih bermekaran

            Beberapa mimpi memang boleh kandas, karam

           Tapi, apakah hidup dapat memiliki nyalanya, bila tanpa imajinasi-mimpi?

Kita melipat dan membuat lagi,

perahu kertas

yang berlayar

pesawat kertas

yang terbang

Bermain lagi di taman kehidupan

Biar imajinasi merekah serta nyalanya gelora

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd