Membuat Cerita Berdasarkan Kisah Nyata 

July 16, 2024
Tips

Arifin

Berdasarkan kisah nyata – begitulah kiranya hal yang dapat ditemui pada film, novel, yang begitu diminati. Bagaimana dengan Anda dan saya, adakah kisah nyata yang dibagikan dalam karya?

Kisah nyata sekalipun sifatnya personal, namun dapat memantik secara universal. Seperti misalnya hal yang terkait dengan keluarga, cinta, kesehatan-penyakit, dan sebagainya.

Kisah nyata, kisah keseharian – bisa jadi di diri biasa-biasa saja, tak istimewa, namun bagi orang lain, bagi publik bisa dirasa menarik, unik.

Melalui kisah personal, ada hal yang terasa tidak dibuat-buat, tak difabrikasi. Selain itu orang-orang yang disebutkan nyata adanya.

Kisah personal yang diresonansikan, maka dapat “ditangkap” oleh orang-orang yang merasakan frekuensi yang sama. Maka ada perasaan tidak sendirian. Baik bagi yang membagikan kisah personal, maupun konsumen dari kisah personal tersebut.

Kisah nyata yang biasa dituturkan juga dapat melatih kemampuan mengungkapkan. Baik itu dalam medium apa pun, entah itu tulisan, foto, video, gambar, dan sebagainya. Bak otot yang sering digunakan, maka akan berdaya. Bak keterampilan yang sering diasah, maka becus untuk melakukannya.

Dengan ragam platform, akses, maka memungkinkan siapa saja, kapan saja, di mana saja, untuk merajut kisah personalnya menjadi sesuatu. Maka karya sesungguhnya dapat “menemui penggemarnya” – orang-orang yang merasakan hal yang sama, berpikir identik.

Dari mana memulai untuk menuturkan kisah nyata? Anda dapat memulainya dari hal-hal yang sederhana. Di samping itu perlu juga diperhatikan kemungkinan ketersinggungan orang-orang yang ikut terlibat dalam cerita. Bila ingin “mengakali” hal semacam ini, maka Anda dapat memadukan dengan imajinasi-fantasi-fiksi. Maka kisah nyata + imajinasi-fantasi-fiksi dapat menjadi karya yang diakses publik.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd