Dunia-Dunia Dalam Kepala
Arifin

Bawa aku ke duniamu
Padang rumput
Langit biru
Air yang jernih membasuh dahaga
Perjalanan dengan sepeda
menuju senja yang ramah
Tawa adalah bahasa sehari-hari
Bersama tangan-tangan yang bekerja
Kaki-kaki yang bermain di alam
Musik-musik yang ada di udara
Menari bersama kupu-kupu
Angin yang membelai rambut
Waktu-waktu di bawah pohon
Mengamati awan
Bersama buku yang terbuka
Cerita yang bertutur
Bawa teropongmu
Kita mengamati bintang-bintang,
lalu Negeri Jauh
yang berpeluh
& mengeluh
mengadu
mengaduh
Bawa teropongmu
Kita mengamati mereka
dalam malam-malam yang tak kunjung lelap
tv yang menyala, tak ditonton, hanya butuh suaranya untuk menyuarakan entah apa
Bawa teropongmu
Kabut?
Bukan, itu deru
bersama debu
yang menyengat bersama bumi yang memanas
Izinkan aku, sejenak meringkuk di duniamu
Walau hanya dalam kepala yang meraba-raba & menerka-nerka tentang tempat di duniamu
bersama bintang & negeri jauh