Surat Senyap Di Pangkuan Kata
August 12, 2024
Puisi
Arifin

Hujan membujuk orang-orang untuk berteduh
Menikmati makanan, minuman hangat
Memutar ingatan di kepala
Menatapi hujan yang merintik, menderas, menuju henti
Kata-kata dan surat di meja
Mengirim surat
Ia telah membuatnya: kertas, tinta, pesan
menjadi perahu kertas
menjadi pesawat kertas
yang dilayarkan usai hujan
yang diterbangkan sesudah hujan
Surat-surat senyap itu tak hanya merangkul kata-kata
Ia menjangkau ke ingatan-ingatan tersembunyi
Hujan di balik jendela
Rintik perlahan membasahi kertas yang sedang ditulis