Dulunya Makanan Para Bangsawan, Sekarang? 

August 28, 2024
Makanan & Minuman

Arifin

Makanan, tak hanya sekadar santapan yang dikonsumsi. Namun, dapat menjadi lambang sosial serta ciri status tertentu. Pada masa lampau, sejumlah makanan dikenal sebagai makanan Istana, makanan bangsawan, makanan yang hanya dapat disantap orang kaya, ataupun berada di kelas sosial tertentu. Namun, seiring waktu, serta perubahan sosial, beberapa makanan tersebut dapat diakses oleh masyarakat umum.

Seperti contohnya pada Rabeg yang merupakan sajian populer di Provinsi Banten. Seperti diungkap buku 100 Mak Nyus Makanan Tradisional Indonesia, penamaan rabeg berasal dari Rabiq atau Rabigh, nama sebuah kota pelabuhan di Arab Saudi. Konon, Raja Banten Sultan Maulana Hasanuddin – yang pernah singgah ke Rabiq dalam muhibah haji – sangat terpesona dengan keindahan kota dan kelezatan kuliner Rabiq. Sekembali ke Banten, Sultan menitahkan juru masak dapur untuk memasak sajian kambing khas Rabiq itu. Tidak lama kemudian, resep istana ini pun “bocor” ke masyarakat, dan menjadi sajian wajib di setiap kenduri dan perhelatan hingga kini.

Contoh lainnya yakni Beras Hitam. Jenis ini kadang-kadang disebut sebagai nasi terlarang karena dahulunya beras ini hanya disajikan dan disediakan untuk bangsawan pada zaman China purba. Beras Hitam kini boleh dikonsumsi siapa saja.

Beras jenis hitam ini padat nutrisi, kaya dengan zat besi dan vitamin E. Untuk pengetahuan Anda juga, beras hitam mempunyai rasa kacang yang sempurna untuk salad dan bahkan puding, serta pencuci mulut.

Contoh lainnya yakni rijsttafel. Rijsttafel secara harfiah dalam Bahasa Belanda berarti “meja nasi”. Rijsttafel merupakan cara penyajian makanan berurutan dengan pilihan hidangan dari berbagai daerah di Nusantara.

Asal mula rijsttafel adalah sejarah kolonial. Pada masa kolonial Hindia Belanda, para penguasa dan orang kaya Belanda menciptakan perjamuan ini sebagai sarana untuk menikmati beraneka ragam makanan Nusantara dalam satu kesempatan, sekaligus untuk membuat para tamu terkesan dengan memamerkan kekayaan dan kemakmuran.

Rijsttafel untuk kemudian telah menjadi makanan yang dapat diakses masyarakat luas, serta kini lebih dimaknai sebagai pengalaman kuliner yang unik.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd