Peran Orang Tua Dalam Mencegah Obesitas Anak 

September 10, 2024
Kesihatan

Arifin

Obesitas dimaknai sebagai penumpukan lemak yang berlebihan di dalam badan; kegemukan yang berlebih. Obesitas dapat menimpa lintas umur, maka perlu kiranya untuk melakukan pencegahan.

Obesitas pada anak dapat dicegah dengan melibatkan berbagai sektor, seperti orang tua, sekolah, pemerintah, masyarakat. Untuk sekolah, bisa memberikan edukasi makanan sehat guna mencegah risiko terjadinya obesitas pada anak-anak.

Guru dapat mengajarkan kepada muridnya tentang makanan yang sehat dengan gizi seimbang. Bahkan anak untuk kemudian bisa menjadi jembatan edukasi kepada orang tuanya.

Sekolah seyogianya memberikan edukasi tentang makanan sehat serta aktivitas fisik yang cukup sehingga energi yang dimiliki anak-anak dapat disalurkan secara optimal.

Pada sisi orang tua, penting menerapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan dan minuman dengan gizi seimbang serta turut mendampingi anak-anak dalam beraktivitas fisik seperti olahraga bersama yang disukai keluarga.

Orang tua diharapkan untuk mengerti kandungan gizi dari makanan atau minuman yang dikonsumsi anak-anak.

Orang tua dapat berpedoman pada makan sehat dengan zat gizi seimbang, di mana dalam satu porsi makanan sebaiknya terdiri makanan pokok, lauk pauk (hewani dan nabati), sayur dan buah sehingga didapatkan komposisi karbohidrat, protein, lemak, vitamin dan mineral serta air yang tepat untuk kebutuhan tubuh.

Selain itu, orang tua juga perlu mengerti terhadap kondisi anak gemuk, gemuk disebabkan karena berlebihnya tumpukan lemak dan bukan karena otot.

Anak gemuk karena kelebihan lemak, maka orang tua bisa mengurangi asupan dari makanan dan minuman yang tinggi karbohidrat simpleks (sederhana) dan juga dari asupan lemak yang berlebihan.
Dapat dengan meningkatkan makanan yang mengandung karbohidrat kompleks seperti buah dan sayur. Sedangkan makanan yang tinggi lemak seperti makanan berlemak atau makanan yang digoreng, perlu dihindari.

Makanan serta minuman manis bisa meningkatkan jumlah kalori yang diasup oleh anak. Konsumsi makanan, minuman manis secara berlebihan terutama pada anak-anak bisa meningkatkan risiko obesitas dan penyakit metabolik seperti diabetes melitus, hiperkolesterolemia, hipertrigliseridemia, asam urat meningkat, hipertensi dan gangguan kesehatan lain.

Obesitas membahayakan masa depan anak. Obesitas pada anak-anak ditengarai karena konsumsi makanan dan minuman tinggi kalori yang berasal dari asupan gula simpleks dan lemak yang berlebihan disertai olahraga yang kurang.

Sumber: Antara

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd