Menilik Demensia Dan Pentingnya Lakukan Deteksi Dini
Arifin
Deteksi dini penyakit kognitif demensia perlu dilakukan karena dapat berdampak terhadap kualitas hidup pasien demensia maupun keluarganya.
Deteksi dini demensia, terutama demensia Alzheimer, perlu dilakukan untuk menegakkan diagnosis penyakit. Setelah itu, dokter akan melihat apakah gejala demensia bisa diperbaiki atau tidak serta menentukan pengobatan yang tepat.

Pada demensia Alzheimer, yang tidak bisa disembuhkan, deteksi dini berfungsi memperlambat progresivitas penyakit, yang bertambah seiring pertambahan usia.
Lalu, hal yang tak kalah penting dari deteksi dini demensia adalah edukasi kepada keluarga pasien. Sebab, orang dengan demensia tak hanya membutuhkan pengobatan medis, namun, juga dukungan keluarga. Terapi bukan dengan dokter saja, namun perlu dukungan yang optimal dari keluarga.
Orang dengan demensia yang terdeteksi dini bisa mendapatkan bantuan untuk mempertahankan kemandirian serta mengatasi masalah sosial yang mungkin timbul akibat perubahan perilaku.
Ada pun demensia terjadi akibat perubahan struktur pada otak yang dapat mengakibatkan perubahan tingkah laku yang bisa mengganggu kegiatan sehari-hari. Penyakit kognitif itu, selain bersifat genetik, bisa disebabkan oleh diabetes, hipertensi yang tidak terkontrol, rokok, konsumsi alkohol berlebihan, dan cedera kepala.
Demensia, yang lazim ditemukan pada usia 65 tahun ke atas, juga bisa disebabkan oleh kekurangan aktivitas fisik setelah tak produktif bekerja dan jarang bersosialisasi.
Untuk mencegah demensia, sebaiknya warga emas/warga lanjut usia dapat melakukan kegiatan terjadwal atau membuat rencana kegiatan harian atau bahkan mingguan. Kegiatan yang terjadwal dapat membantu warga emas untuk memelihara orientasi tentang tempat, waktu, dan orang.
Warga emas juga sebaiknya melakukan kegiatan yang disukai, misalnya mengikuti kegiatan keagamaan, olahraga, membaca buku, berinteraksi dengan orang serumah, teman, dan keluarga besar, apakah dengan bertemu langsung atau melalui panggilan telepon/video.
Sumber: Antara