Mengatasi Sampah Di Rumah Dari Sumbernya 

October 9, 2024
fakta menarik

Arifin

Sampah, kerap menjadi permasalahan bagi kota. Akumulasi sampah yang ada, menimbulkan polusi di mana-mana. Baik di udara, di air, di tanah, menjadi rumit karena sampah dalam jumlah begitu banyak.

Tiap dari kita dapat turut ambil peran dalam menangkal akumulasi sampah. Di antaranya dengan sebisa mungkin meminimalisir sampah. Seperti membawa wadah ketika membeli makanan, sehingga sampah kemasan bisa dicegah sejak awal.

Tips lainnya dengan melakukan belanja terencana. Misalnya ketika belanja bahan makanan di supermarket. Dari rumah, Anda dapat membuat daftar belanja untuk keperluan menyiapkan jumlah dan jenis wadah yang perlu dibawa. Hal ini juga supaya tidak beli melebihi kebutuhan.

Ada pun bila ditilik sampah di rumah tangga terdiri dari sampah mudah terurai, kertas, kayu/sejenisnya, kain/tekstil, plastik, kulit/karet, logam, gelas/kaca, B3 domestik, masker, dan lain-lain.

Anda dapat menerapkan mengurangi, pilah, olah terhadap sampah organik dan anorganik. Sampah organik berasal dari bahan makanan yang kita konsumsi, seperti kulit sayur dan buah, cangkang telur, tulang ikan, tulang ayam. Sedangkan sampah anorganik berasal dari bahan-bahan yang tidak mudah terurai, seperti plastik, kardus, kertas, barang elektronik.

Tips mengolah sampah di rumah, bisa dengan memisahkan tempat sampah. Untuk sampah organik dan anorganik, serta sampah-sampah kering agar ketika proses daur ulang tidak kotor/ bau.

Anda juga dapat mengganti alas plastik sampah menjadi koran/kardus. Bila sampah telah dipilah dengan benar, pakai koran, kardus sebagai alas tempat sampah. Buang langsung ke tempat pembuangan.

Tips berikutnya yakni mengubah sampah organik menjadi pupuk kompos. Hitung-hitung berkebun, menerapkan urban farming. Bila masih berlebih, pupuk komposnya dapat disumbangkan ke organisasi yang bergerak di bidang perkebunan.

Anda juga dapat mendaur ulang sampah anorganik kering. Selain dapat diberikan ke bank sampah, Anda dapat membuat kerajinan dari sampah kering, misalnya botol bekas menjadi pot tanaman, sampah plastik menjadi karya seni, kaleng menjadi tempat menyimpan bumbu, dan sebagainya.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd