Saat Anak Selalu Ingin Membantu 

October 15, 2024
Famili

Arifin

Salah satu adegan dari film The Wild Robot yang cukup terhubung dengan apa yang kami alami, yakni saat angsa kecil Brightbill ingin membantu robot Roz membangun rumah sebagai tempat perlindungan. Aksi-reaksi dari Brightbill dan Roz cukup kontekstual dalam menilik relasi anak-orang tua.

Bagaimana anak selalu ingin turut serta, selalu ingin membantu. Di sisi lain, orang tua beranggapan keikutsertaan anak malah merepotkan, serta membuat yang dikerjakan tidak efisien.

Lantas, bagaimana sebaiknya hal yang ditempuh? Apa yang ditunjukkan dalam adegan di film kemudian, dengan apik menggambarkan hal yang memang sebaiknya dilakukan. Orang tua perlu bersabar dengan keikutsertaan anak membantu. Berikan anak peran yang klop dengan kapasitasnya.

Anak pun dapat turut serta membantu dengan peran tertentu, serta arahan yang diberikan oleh orang tua. Apa jadinya bila anak tak digubris untuk ikut serta membantu? Hal tersebut dapat mengikis kepercayaan diri anak serta dapat menggerus semangat membantunya. Padahal percaya diri serta semangat membantu merupakan hal positif yang diperlukan untuk menjadi karakter.

Bila di film The Wild Robot, Brightbill dan Roz bekerja sama ketika membangun rumah, para orang tua dan anak pun dapat menerapkan pola semacam itu dalam aktivitas keseharian. Libatkan anak untuk aktif turut serta. Misalnya, membuat kopi untuk ibu/ayah, ajak anak untuk mengaduk, menaruh bubuk kopi di gelas.

Aktivitas keseharian lainnya juga dapat mengikutsertakan anak, seperti membersihkan rumah, di mana anak dapat ikut menyapu, memegang pengki, dan sebagainya. Ibu-ayah juga dapat melibatkan anak ketika memasak, seperti saat membersihkan bahan, menempatkan bahan di wadah, dan sebagainya.

Gotong royong dengan melibatkan anak, juga dapat menjadi wahana untuk bonding antara orang tua dengan buah hati. Selain perkara teknis dalam pengerjaan, orang tua juga dapat menyisipkan obrolan, pertanyaan kepada anak.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd