Berupaya Agar Terus Fokus, Tetap Fokus
Arifin
Fokus terhadap sesuatu dipercaya semakin sulit untuk dicapai kini. Bila ditarik penyebabnya, dapat macam-macam, di antaranya manajemen diri dan tata kelola waktu yang belum mantap, ekses dari perkembangan teknologi, dan lain sebagainya.
Lalu, apa saja yang dapat dilakukan agar dapat berfokus? Memang untuk utuh berfokus, serta tidak terlampau terdistraksi perlu diupayakan dengan sungguh. Dalam tata kelola waktu, seseorang misalnya dapat menerapkan Teknik Pomodoro. Pomodoro merupakan sistem manajemen waktu yang menggugah orang untuk bekerja secara fokus dalam rentang waktu yang mereka miliki.

Secara singkat, dengan menggunakan sistem ini kita akan membagi pekerjaan kita menjadi 25 menit per kegiatan dengan bekerja secara fokus terhadap satu tugas, kemudian 5 menit istirahat total, setiap jeda istirahat ini disebut sebagai “pomodoro”. Kemudian setelah melakukan 4 kali pomodoro, kita mengambil istirahat yang lebih lama lagi, yakni sekitar 15 sampai 20 menit.
Berfokus pada rentang waktu tertentu, untuk kemudian beristirahat. Dengan mengetahui bahwa terdapat sesi di mana cukup berfokus pada beberapa menit saja, lalu setelah itu dapat beristirahat kok. Hal tersebut dapat membuat diri untuk disiplin menggunakan waktu yang ada untuk berfokus. Di samping itu, bila terus-menerus berfokus, tentu akan sukar mencapainya. Ada lelahnya, ada jenuhnya manusia.
Berfokus dapat diupayakan, dengan diri menikmati aktivitas berfokus tersebut. Cobalah cari aktivitas apa yang membuat Anda dapat tekun berfokus, seolah lupa terdistraksi, serta bisa jadi lupa waktu pula. Lalu, ingat-ingatlah kesedapan ketika mampu berfokus tersebut dalam aktivitas lain.
Mungkin kesedapan berfokus itu didapatkan ketika membaca, memasak, melamun, menjahit, menggambar, berolahraga, dan sebagainya.
Tips lainnya untuk terus fokus, tetap fokus, yakni menghadirkan nuansa yang mendukung Anda melakukan itu. Tiap orang dapat berbeda caranya, tergantung preferensi. Misalnya saja, ada orang yang ketika menulis butuh hening, lalu orang yang lain saat menulis membutuhkan musik latar yang selaras dengan nuansa penulisannya.