Mengupayakan Kebiasaan Baik Dengan Hal Yang Disukai 

November 14, 2024
Gaya Hidup

Arifin

Ada ragam alasan mengapa kebiasaan baik sukar untuk dilakukan. Di antaranya kebiasaan buruk punya reward instan (instant gratification), sedangkan kebiasaan baik perlu waktu lebih lama untuk menunjukkan hasilnya (delayed gratification).

Menilik alasan tersebut, maka kebiasaan baik dapat “diakali” dengan mengikuti letak reward yang ada pada kebiasaan buruk yakni dibuat “terasa instan”. Konsep tersebut pada buku Atomic Habits dikenal dengan menyandingkan kebiasaan baru dengan hal yang kita sukai. Misalnya, setelah olahraga, bisa tuh memanjakan diri dengan smoothie; berhasil membaca buku selama 30 menit, “reward instannya” berhak nonton 1 episode serial kesukaan.

Memberikan “reward instan” ataupun menyandingkan dengan yang disukai ini, pada suatu titik dapat dihentikan. Apa pasal? Bila diri telah terbiasa serta merasakan manfaat secara nyata dari kebiasaan baik tersebut.

Selama masih dalam fase membiasakan kebiasaan baik, reward instan masih dapat dilakukan. Hal ini untuk membiasakan diri pada kebiasaan tersebut. Upayakan mengerjakan terus-menerus, serta konsisten.

Mengupayakan kebiasaan baik selama dalam proses pembiasaan juga dapat dengan menilik manfaatnya. Terus ingatkan diri mengenai manfaat kebiasaan baik tersebut. Di samping itu ingatkan pula diri bila mulai kendur, serta apa jadinya bila kebiasaan buruk terus terjadi. Untuk mengetahui manfaat, Anda dapat memaparkan diri pada mereka yang layak jadi referensi, teladan pada kebiasaan baik tersebut.

Mengupayakan kebiasaan baik pun dapat ditempuh dengan urun keterlibatan orang-orang dekat. Minta mereka untuk mengingatkan, menjadi support system. Anda pun dapat bergabung ke komunitas yang orang-orangnya memang telah memiliki kebiasaan baik tersebut.

Untuk berolahraga misalnya, rutinkan untuk ke gelanggang olahraga, lihatlah bagaimana begitu banyak orang yang juga melakukan aktivitas kebaikan tersebut. Untuk membaca buku misalnya, dapat bergabung ke klub buku, menghadiri festival literasi, melakukan kunjungan ke perpustakaan, mengikuti di media sosial para pemengaruh yang suka membaca buku.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd