Mengasah Keterampilan Menulis Dengan Tekun Mendengarkan 

November 21, 2024
fakta menarik

Arifin

Terdapat ragam tips menulis. Yang lazim yakni membaca. Banyak-banyak membaca. Lalu juga dengan terjun langsung, rutin menulis. Mencoba dengan berkarya melalui tulisan demi tulisan.

Tips mengasah keterampilan menulis yang juga dapat Anda pertimbangkan adalah dengan tekun mendengarkan. Bagaimana seseorang menyerap informasi? Salah satu kanalnya melalui pendengaran. Maka gunakan kanal tersebut dengan optimal.

Anda dapat mengonsumsi aneka informasi dengan tekun mendengarkan. Di antaranya dengan mendengarkan audio book. Ketika dalam perjalanan, merupakan kesempatan pula untuk menambang ilmu, bisa lewat aneka podcast (siniar), mendengarkan radio, menyimak musik, dan sebagainya

Memiliki ragam kanal untuk menjemput informasi, memungkinkan ide dapat datang dari mana saja. Maka waktu yang ada dapat menjadi kesempatan untuk menemukan ide serta informasi bermakna. Di samping itu, bila katakanlah sedang jenuh membaca, seseorang dapat mengaktifkan mode tekun mendengarkan.

Tekun mendengarkan juga dapat dilakukan dalam aktivitas keseharian, seperti ketika berbincang-bincang. Jadilah pendengar yang aktif, gali ilmu dari lawan bicara, dapatkan perspektif serta pengalaman yang berbeda.

Berbincang-bincang dengan skala yang lebih serius dapat dilakukan melalui wawancara. Bisa dengan sosok ahli terhadap ilmu tertentu, mereka yang mengalami peristiwa tertentu. Ketika melakukan wawancara, selain berbekal daftar pertanyaan yang telah disiapkan, dengan tekun mendengarkan, seseorang juga dapat mendalami pernyataan yang ada.

Terbiasa bermasyarakat, berinteraksi dengan orang, dengan bekal ketekunan mendengarkan, memungkinkan seseorang untuk memiliki insting yang mana yang fakta, yang mana yang bualan. Bualan dapat terdeteksi di antaranya melalui konsistensi pernyataan.

Ya, menulis memang memerlukan pula bahan-bahan yang telah dipilah dan dipilih. Di antaranya mengenai seberapa sahih informasi dari tuturan orang.

Oh iya, sama seperti membaca, bahan dari mendengarkan pun perlu dilakukan cross check, ditelusuri, seperti ketepatan fakta, datanya. Dikarenakan bisa jadi penutur keliru dalam mengungkap fakta, data.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd