Singkat, Namun Bermakna: Dari ‘Power Nap’ Hingga Memperbaiki Kebiasaan

November 28, 2024
fakta menarik

Arifin

Tiap harinya manusia memiliki waktu 24 jam. Terkadang terlalu berfokus pada berbagai hal yang besar, durasinya lama. Padahal berbagai hal singkat, namun dapat bermakna. Dengan mengerjakan hal yang singkat tersebut dapat menjadi kebiasaan baik, serta sebagai langkah progresif menuju kebiasaan bermanfaat.

Sebut saja dengan power nap, yang merupakan istilah untuk tidur siang singkat dengan durasi sekitar 15–30 menit. Merujuk situs Sleep Advisor menyebutkan bahwa durasi tidur siang terbaik bagi orang dewasa adalah 20–30 menit. Tidur siang ini dilakukan dengan tujuan menambah energi sehingga tubuh kembali bugar dan rasa kantuk berkurang.

Singkat, namun bermakna, juga dapat dilakukan untuk kesehatan mata. Intensitas penggunaan alat elektronik dalam keseharian, maka baiknya menerapkan 20-20-20 Rule. Lakukan istirahat setiap 20 menit dengan melihat objek sejauh 20 kaki (6 meter) selama 20 detik. Dengan melakukannya, Anda mengistirahatkan mata, sehingga mata tidak terlalu capek,

Singkat, namun bermakna. Hal demikian juga dapat berlaku ketika mengonsumsi makanan yang sehat yang dapat diawali dari langkah kecil. Pilihlah hanya satu jenis makanan sehat pada satu waktu sebagai langkah perkenalan pada pola makan Anda.

Hal tersebut memerhatikan aspek psikologis dalam membiasakan mengonsumsi makanan sehat. Maka jangan mencoba terlalu banyak perubahan pada saat yang bersamaan. Perubahan kecil mungkin tidak menghasilkan efek dramatis dari pola makan. Tetapi bila berkelanjutan dan dari waktu ke waktu, hal tersebut akan mengarah pada kesehatan jangka panjang.

Singkat, namun bermakna. Hal tersebut juga dilansir pada buku Atomic Habits karya James Clear. Fokuslah pada kebiasaan. Perbaiki kebiasaan-kebiasaan kecil, nanti kita dengan sendirinya akan terbawa kepada target besar yang akan diraih.

Berfokuslah pada diri sendiri. Fokus mencari hal-hal yang harus dikoreksi dan diperbaiki yang kecil-kecil saja. Sebut saja perbaikan 1% saja dari kebiasaan-kebiasaan yang ada. Perbaikan 1% tersebut bila nanti diakumulasi akan menghasilkan perubahan yang signifikan.

Singkat, namun bermakna. Bukankah dalam terminologi agama, hal tersebut juga diungkap bahwa kebaikan sebesar zarah pun akan mendapatkan ganjarannya.

Jangan remehkan hal-hal yang terlihat kecil, serta memakan waktu singkat, karena dari detail “sederhana” itu bisa terdapat perbedaan yang besar pada kualitas diri.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd