Kisah-Kisah Saat Hujan 

December 9, 2024
Puisi

Arifin

Hujan membujuk kita untuk bercerita

Di luar hujan lebat

Maka pilihan pun tepat: bercerita, mendengarkan cerita

            Cerita yang digali dari imajinasi

            Dari mana imajinasi itu?

            Ia lahir dari unsur-unsur yang beragam

            Hingga tibalah cerita di kala hujan itu

Kita sama-sama tahu, ini hanya bualan, omon-omon

Tapi tak mengapa

Hanya bersama waktu dan cerita yang mengalir, mengalun

            Kisah-kisah saat hujan

            Ditemani makanan & minuman

            Yang hangat lagi lezat

            Mengepul

            Aroma harum makanan-minuman

Saat hujan, lamunan berkelana ke mana-mana

Bermain bola saat kecil, kala hujan

Alangkah gembiranya

            Hujan dan kau hanya mendengarkan

            Suara hujan

            Suara alam     

            Suara fauna

            Jeda yang ajaib

Kau mendengar tik, tik, tik bunyi hujan

Tentang pohon & kebun yang basah semua

Air yang setia menyiram bumi

Tekun membelah batu yang kukuh

            Saat hujan

            Berselimut

            Api sebagai penghangat

            Tidur-tidur yang lebih lelap

Di perjalanan, kala hujan menerpa jendela

Jalan-jalan yang basah

Orang-orang yang bergegas

Payung, jas hujan, daun pisang, berteduh

Adalah mekanisme untuk bertahan menghadapi hujan

            Hujan yang dinanti

            Hujan yang dicari

            Memupus kemarau

Hujan, meninggalkan jejak

Menghapus jejak

            Lalu, kau berbincang-bincang kepada hujan

            “Telah jauh perjalanan”

            “Perubahan”

            “Hingga akhirnya kau tiba di beranda ini, bercakap-cakap denganku,” ujarmu pada hujan

Hujan yang dikenang dalam lapis-lapis memori

Ditandai dengan beragam emosi

Hujan dengan sekoper cerita

Yang dilepaskannya kepada jiwa-jiwa pengembara

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd