Tips Penyimpanan Kopi Agar Tetap Nikmat
Arifin
Demi menjaga kualitas dan rasa kopi, penyimpanan yang benar amat penting, kopi yang terpapar cahaya matahari, udara, dan kelembapan bisa kehilangan kesegaran dan cita rasanya. Maka, penting untuk memperhatikan cara penyimpanannya agar kopi tetap dalam kondisi terbaik dan tetap nikmat ketika diseduh untuk menemani hari.
Untuk menjaga kualitasnya, kopi harus disimpan dengan benar, sebab kopi dapat banyak terkena paparan, ada cahaya matahari, udara, kelembaban juga, jadi diusahakan penyimpanannya baik supaya tetap segar.

Tipsnya yakni kopi disimpan dalam wadah kedap udara dan tidak tembus cahaya. Toples kaca, seperti yang banyak digunakan orang untuk menyimpan kopi, dapat digunakan, namun, pastikan toples tersebut tertutup rapat dan tidak terkena cahaya langsung.
Toples kaca boleh, ditutup saja dengan kertas jadi agar cahaya itu tidak masuk, lalu letakkan di dalam laci, asalkan tempatnya tidak lembab.
Sebagai alternatif, kemasan pouch dengan teknologi vacuum seal juga amat dianjurkan. Kemasan ini memungkinkan udara keluar tanpa membiarkan udara luar masuk ke dalam, menjaga kopi tetap segar lebih lama.
Dengan penyimpanan yang tepat, rasa dan aroma kopi akan tetap terjaga, memberikan pengalaman menikmati kopi yang lebih menyenangkan.
Lebih lanjut, lama penyimpanan kopi yang dianjurkan untuk tetap bisa menyajikan kopi dengan menjaga kualitas terbaiknya.
Bila kopi telah digiling, kopi akan cepat teroksidasi karena partikel kopi terbuka dan memungkinkan udara masuk. Bila kopi sudah digiling, sebaiknya diseduh tidak lebih dari 24 jam, karena semakin lama udara masuk, semakin cepat kopi akan menjadi terasa “apek”. Sedangkan untuk kopi dalam bentuk biji baiknya disimpan paling lama satu minggu.
Sebenarnya mau disimpan berapa lama juga masih dapat saja untuk diseduh, tapi kualitas, aroma, dan rasanya akan berkurang.