Masih Menunggu Waktu Luang Untuk Mengerjakan Sesuatu?
Arifin
Anda dan saya teramat mungkin pernah mengalami merasa akan mengerjakan sesuatu ketika waktunya luang. Namun, sepertinya ada-ada saja kesibukan, serta tak kunjung terkerjakan. Bagaimana menyikapi hal semacam itu?
Menurut hemat saya yang dapat dilakukan yakni mengalkulasi perkiraan waktu berapa lama untuk menyelesaikan hal tersebut. Lalu, adakah bisa bila dikerjakan dicicil terus-menerus? Bila bisa, maka Anda dapat mencoba mengerjakannya dalam waktu keseharian. Agendakan dalam kegiatan harian serta sedapat mungkin dikerjakan.

Dengan mengerjakannya walau tak lama-lama amat, namun konsisten terus dikerjakan dalam hari ke hari, maka nantinya akan selesai pula. Mengerjakannya walau tak lama-lama amat, namun konsisten dari hari ke hari, juga merupakan pembiasaan. Di samping itu akan senantiasa terhubung mengerjakannya secara harian.
Tips lainnya yakni dengan memadukan mengerjakannya dengan hal yang menyenangkan. Mungkin istilah ‘nanti dikerjakan ketika waktunya lebih luang’, merupakan mekanisme dari diri karena enggan mengerjakannya. Namun, bila memang perlu dikerjakan, kerjakanlah. Siasatnya dengan menyandingkannya dengan hal kesukaan. Misalnya, bila mengerjakan, maka mengapresiasi diri self reward dengan makanan tertentu.
Tips berikutnya dengan memberikan tenggat. Dengan adanya tenggat merupakan mekanisme dari diri untuk mengerjakan sesuai waktu tertentu. Biasanya diri bahkan dapat menemukan cara, waktu untuk mengerjakannya. Baik di sela kesibukan dengan menyisipkannya ataupun maraton mengerjakannya hingga selesai, dan sebagainya.
Menunggu waktu luang baru dikerjakan, mungkin hal tersebut bermula dari keinginan untuk sempurna, sebaik mungkin mengerjakannya. Namun, apa yang terselesaikan, lebih baik dibanding keinginan untuk sempurna tetapi tak kunjung dikerjakan. Berkompromilah terhadap definisi sempurna dalam mengerjakan.
Tips lainnya yakni dengan mencoba menerapkan manajemen waktu serta prioritas. Cobalah pahami konsep matriks Eisenhower ataupun Pomodoro. Setelah memahami cobalah terapkan dalam kehidupan keseharian.