Perjalanan Memburu Kuliner 

December 19, 2024
destinasi

Arifin

Pada akhir tahun ini salah satu opsi wisata yang dapat dipertimbangkan adalah memburu kuliner. Pilah pilih kuliner apa saja yang ingin diburu.

Perjalanan memburu kuliner, tak sekadar seru pada rasa dari masakannya. Namun, juga bagaimana situasi di tempat makan, baik secara arsitektur, penyiapan makanan, orang-orang yang mengantre, dan sebagainya.

Mungkin Anda kerap mengonsumsi konten kuliner, baik di media sosial, YouTube, televisi berbayar, dan sebagainya. Ketika menyaksikannya, sisi-sisi lain terkait kuliner menjadi “bumbu penyedap” lainnya. Sebut saja tentang percakapan dengan koki, bagaimana usaha kuliner itu bertahan lintas generasi, bahan-bahan yang digunakan, dan sebagainya.

Perjalanan memburu kuliner, potongan ide tersebut muncul pada film Spy × Family Code: White. Di sekolah Anya akan diadakan lomba memasak. Demi memenangkan lomba tersebut sang “ayah” Loid memutuskan untuk ke kota Frigis. Ada apa di kota Frigis? Ternyata ada restoran yang menyajikan hidangan penutup Meremere. Meremere merupakan hidangan klasik kesukaan dari juri lomba memasak yakni kepala sekolah di Eden Academy.

Perjalanan memburu kuliner tersebut, dilengkapi dengan cerita bagaimana sejarah, serta filosofi restorannya. Pencarian bahan-bahan untuk membuat Meremere juga menjadi lapis cerita yang menarik.

Sementara itu, melihat episode di serial Upin & Ipin terdapat Chef Wan sedang mencari resep makanan dari kalangan biasa. Makanan itu nantinya akan ditetapkan sebagai makanan warisan rakyat. Liputan televisi akan membantu merawat dan menyebarkan makanan warisan rakyat tersebut.

Hal tersebut mengingatkan saya ketika Gordon Ramsay dalam perjalanan mencari tahu tentang rendang. Ramsay pun untuk kemudian memasak hidangan rendang. Lalu, saya pun teringat dengan buku karya foodie Bondan Winarno 100 Mak Nyus Makanan Tradisional Indonesia, bagaimana sejumlah tempat makan yang direkomendasikannya begitu sederhana, ataupun berada di jalur lintas supir truk. Hal yang menunjukkan kegigihan Bondan untuk mencari tahu makanan-makanan tradisional yang ada. Tak hanya itu, Bondan pun mewartakan bahan yang digunakan serta cara membuatnya.

Perjalanan memburu kuliner serta didokumentasikan memang merupakan upaya agar makanan tradisional tidak punah. Di samping itu latar penceritaan, mengenai bagaimana makanan disiapkan secara bersama-sama, pengetahuan tentang resep yang tak sembarang orang mengetahuinya, merupakan kekayaan budaya serta kearifan lokal.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd