Contoh Penerapan Formula Penulisan “Pistol Chekov”
Arifin
Tahukah Anda tentang teori “pistol Chekov”? Anton Chekov, penulis Rusia yang dikenal lewat karyanya seperti The Seagull memiliki formula penulisan kreatif.
Formula itu dikenal dengan istilah “pistol Chekov”. Dimana pentingnya setiap elemen yang muncul dalam cerita mesti digunakan seoptimal mungkin agar tak menjadi pajangan yang selintas-lewat.
“Jika di babak pertama Anda sudah menggantungkan pistol di dinding, maka pada babak berikutnya pistol itu harus ditembakkan. Kalau tidak dipakai, jangan letakkan di sana,” kata Chekov.

Mari coba menelaah teori “pistol Chekov” pada contoh kasus film Spy × Family Code: White. Elemen penting yang “ditembakkan” pada film tersebut adalah lipstik. Spy x Family berkisah tentang “keluarga palsu” yang merupakan mata-mata. Terdapat Loid (ayah), Yor (bunda), Anya (anak), serta Bond (anjing peliharaan).
Suatu waktu teman-teman Yor sesama pegawai negeri sipil (PNS) memberikan tiga ciri pasangan yang selingkuh. Salah satu cirinya yakni memberikan hadiah mendadak. Hal itu karena merasa bersalah.
Sebelumnya, tanpa sengaja Yor melihat Loid sedang bersama perempuan lain. Melihat dari jauh, Yor salah terka mengira Loid mencium perempuan itu. Yor pun berpraduga bahwa jangan-jangan Loid selingkuh.
Dalam misinya di kota Frigis untuk menemukan resep hidangan penutup Meremere, Loid membelikan lipstik kepada Yor. Yor pun jadi teringat dengan ciri: memberikan hadiah mendadak. Padahal pikir Loid, pemberian lipstik itu karena belakangan Yor kelihatan muram serta memandang peduli pada pasangan juga bagian dari misi.
Pemberian lipstik dengan latar komedi serta salah paham tersebut, ternyata menjadi kunci dalam pertarungan satu lawan satu di akhir cerita. Yor yang berhadapan dengan tentara cyborg yang disebut Tipe F, telah mencoba berbagai cara untuk menaklukkan lawannya tersebut. Di sinilah teori “pistol Chekov” diterapkan, lipstik digunakan sebagai senjata untuk menghadapi Tipe F. Yor menorehkan lipstik pada sekujur tubuh Tipe F serta mengurungnya dengan lingkaran torehan lipstik.
“Separuh dari lipstik katanya terbuat dari minyak,” tutur singkat dari Yor. Yang kemudian ia pun memantik api yang untuk kemudian melahap habis Tipe F.
Contoh lain dari penerapan formula penulisan “pistol Chekov” juga dapat ditemui pada film Modal Nekad yang sedang tayang di bioskop. Benda bermakna yang turut menjadi elemen penting cerita adalah buah mangga.
Mangga yang menjadi kegemaran tiga bersaudara (Saipul, Jamal, Marwan), pengalaman mengambil mangga milik Pak RT (yang ternyata berguna di masa mendatang ketika dihimpit ancaman maut), serta rahasia yang baru terungkap tentang meninggalnya ibu ketiga bersaudara tersebut. Mangga menjadi elemen kunci, alasan, bagi Saipul, Jamal, Marwan, hingga terjadi tragedi pada meninggalnya ibunda mereka.