Permainan 64 Kotak

January 13, 2025
Puisi

Arifin

Ia ingat saat-saat itu

Kali pertama mempelajari catur

Permainan 64 kotak

Hitam-Putih

            Dari dasar-dasar ia melangkah

Dicaplok

Dipereteli

Atau bingung darimana membongkar “benteng” pertahanan macam begini

Jebakan-jebakan

Menyantap, lalu digulung dengan 1,2,3 langkah

            Dari ayahnya ia belajar, awal-awal catur

            Lalu, ia mengasah, melatih dirinya

            Menghadapi rupa-rupa orang

            Di antara kopi, kepul asap rokok

            Di pinggir jalan, di kedai-kedai

            Di taman, orang-orang bermain catur mengisi waktu, melatih tarung

Bermain catur adalah permainan waktu

Catur cepat

Catur simultan

Dengan waktu yang ada memainkan langkah

Mengimajinasikan 1,2,3 langkah ke depan

Menangkal ancaman

Merencanakan serangan

            Ia baca buku-buku itu, tentang catur

            Mempelajari duel yang sudah-sudah

            Menganalisa

            Membayangkan di kepala

Ia mengulang-ulang pertandingan kelas dunia yang sudah-sudah

Laga-laga yang pernah dijalaninya

Seandainya ia mengambil langkah ini, bukan itu

Celah-celah dalam rencana dan pelaksanaan

Tipu daya yang terbaca

Pengorbanan ster yang sia-sia

            Ya, bermain catur adalah siap mengorbankan, siap kehilangan

            Bidak penting, area genting

Sejauh apapun perjalanan kakinya, ia merindu dan menyempatkan untuk bermain catur dengan siapa saja

Ia suka langkah-langkah tak terduga

Langkah gegabah

Langkah di luar cara biasa

            Catur adalah caranya untuk menyapa

            Menyapa ke dalam kepala            

Menerka bagaimana otak bekerja

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd