Tips Untuk Menenangkan Pikiran Sebelum Tidur
Arifin
Masalah pekerjaan, hubungan, serta finansial dapat menimbulkan kekhawatiran dan stres yang menyebabkan pikiran berpacu, membuat orang susah tidur nyenyak pada malam hari.
Stres memicu kortisol, hormon fight or flight yang membuat otak Anda tetap terjaga dan membuat Anda lebih sulit tertidur. Terdapat sejumlah langkah untuk menenangkan pikiran sebelum tidur sebagai berikut agar stres tidak merampas waktu tidur malam.

Menjadwalkan “Waktu Khawatir”
Anda bisa mencoba teknik sederhana yang efektif untuk mengelola kekhawatiran, yaitu menjadwalkan “waktu khawatir.”
Menyisihkan waktu 10 hingga 15 menit dalam sehari untuk menuliskan pikiran-pikiran yang memburu membantu pelepasan stres, alhasil stres tidak memenuhi pikiran ketika hendak tidur.
Kunci keberhasilan teknik ini ada pada waktu. Pastikan sesi khawatir dilakukan jauh sebelum waktu tidur agar menjelang tidur semua kekhawatiran telah “dilepaskan.”
Menerapkan teknik pernapasan
Walaupun sebagian besar latihan pernapasan efektif untuk menenangkan pikiran, Anda bisa menggunakan teknik 4-7-8 yang cepat dan sederhana bagi mereka yang tidak punya banyak waktu untuk melakukan relaksasi sebelum tidur.
Tarik napas selama 4 detik, tahan selama 7 detik, dan hembuskan napas selama 8 detik. Teknik tersebut menurunkan detak jantung dan menenangkan sistem saraf.
Menyetel alarm waktu tidur untuk meredakan stres
Menetapkan jadwal tidur yang konsisten kerap kali merupakan langkah awal yang direkomendasikan para spesialis untuk memperbaiki kualitas tidur.
Disarankan menyetel alarm sebagai pengingat untuk bersiap tidur malam, idealnya 30 hingga 60 menit sebelum waktu tidur yang dijadwalkan.
Penyetelan alarm waktu tidur memberikan sinyal kepada otak bahwa telah waktunya untuk menenangkan diri.
Gunakan waktu ini untuk melakukan aktivitas yang menenangkan seperti latihan pernapasan atau teknik relaksasi progresif untuk membantu tubuh bertransisi ke kondisi yang tenang.
Sumber: Medical Daily, Antara