“Sedingin” Apa Bursa Transfer Musim Dingin?
Arifin
Ditutup sudah bursa transfer musim dingin di Eropa. Adakah klub jagoanmu melengkapi skuadnya sesuai ekspektasimu? Pada bursa transfer ini, sejumlah analisa dapat diungkap mengenai pergerakan transfer yang ada.
Lazimnya bursa transfer musim dingin, maka tak sejor-joran bursa transfer musim panas. Baik dari segi uang yang dikeluarkan, banyaknya pemain yang berpindah. Hal tersebut di antaranya karena klub tengah mengikuti kompetisi, sedangkan di musim panas merupakan persiapan untuk menghadapi musim yang baru.

Tekanan ekonomi yang masih mendera klub-klub Eropa juga menjadi alasan untuk bersiasat dengan bujet yang ada. Keterbatasan cuan menambah faktor “kurang darahnya” bursa transfer musim dingin tahun ini.
Keterbatasan finansial membuat sejumlah skema dilakukan. Di antaranya dengan melakukan peminjaman pemain. Di samping itu dapat menempuh membeli pemain muda yang harganya di pasaran masih lebih murah, terjangkau.
Aturan mengenai tata kelola keuangan yang sehat di klub, membuat klub benar-benar berhitung pada bursa transfer musim dingin ini. Barcelona di antaranya tak dapat aktif bergerak di pasar, karena situasi finansialnya yang masih dipantau pihak otoritas. Sementara Manchester United mengurangi beban gaji dengan meminjamkan sejumlah pemainnya seperti Rashfrod, Antony, Malacia.
Bursa transfer musim dingin juga menjadi “pemanasan” untuk bursa mendatang. Seperti sinyal-sinyal bersih-bersih skuad, “menyingkirkan” pemain yang terlibat friksi ataupun yang performanya tak optimal.
“Pemansan” untuk bursa mendatang juga termaktub dengan adanya klausul opsi untuk mempermanenkan pemain kemudian. Hal itu di antaranya terdapat pada Mathys Tel. Tottenham Hotspur punya opsi mempermanenkan pemain Prancis tersebut dengan banderol 45 juta pound sterling dari Bayern Muenchen pada musim panas mendatang.
Sementara itu, logika dasar bursa transfer untuk memperkuat skuad, didapatkan pada Manchester City dan Aston Villa. Manchester Biru menambah skuadnya dengan belanja hingga 218 juta Euro untuk Omar Marmoush, Nico Gonzalez, Abdukodir Khusanov, Vitor Reis, Juma Bah. Sedangkan Aston Villa dengan cerdik menggunakan skema peminjaman pada Marcus Rashford, Marco Asensio, Axel Disasi.