Mengaktifkan Aneka Indra Di Diri 

February 6, 2025
fakta menarik

Arifin

Adakah Anda masih mengingat pelajaran Pramuka dahulu? Ketika mata ditutup, lalu hidung membaui aroma. Menerka dari aromanya berbagai bahan-bahan bumbu dapur. Masih dari Pramuka, kali ini tentang bunyi. Menebak bunyi apakah yang terdengar.

Ya, Pramuka/Pengakap, ragam kegiatannya dapat mengaktifkan aneka indra di diri. Sementara itu, bagi para orang tua penting kiranya untuk mengaktifkan ragam indra pada anak. Maka stimulasi anak terkait indra-indra yang ada.

Dalam berkegiatan saat membersamai anak, ingat-ingatlah untuk menstimulasi aneka indra pada anak. Sebut saja ketika ke taman, maka luaskan pandangan untuk melihat jauh. Di samping itu perhatikan pada hal-hal mikro, seperti semut yang berjalan, kupu-kupu yang hinggap ataupun terbang.

Di taman, rasakan tekstur rumput, daun. Dengarkan pula secara saksama suara alam, seperti burung, daun yang tertiup angin. Orang tua pun dapat menanyakan bagaimana perasaan anak ketika berada di taman. Di samping itu, ketika hujan, maka kesempatan untuk membaui aroma tanah saat hujan (petrikor).

Mengaktifkan aneka indra di diri tak hanya bermanfaat bagi anak, hal senada juga berlaku bagi orang di berbagai usia. Seseorang dapat mindfulness ketika mengeksplorasi visual, bau, rasa, tekstur, bunyi, perasaan. Mari coba menerapkannya ketika bersantap. Bunyi makanan yang tengah disiapkan, visual menarik dari tampilan makanan, aroma yang menguar, rasa serta tekstur yang dirasakan lidah, serta perasaan yang terbersit ketika menyantap. Mari terapkan mindful eating dalam keseharian.

Mengaktifkan aneka indra juga dapat menjadi cara untuk lebih presisi dalam mengingat. Dikarenakan melibatkan indra-indra yang ada pada diri. Berbagai core memory yang ada, bisa melaju jauh melewati bilangan waktu, di antaranya karena adanya kesan kuat yang tertanam pada indra.

Ingin lebih terampil mengingat? Maka libatkan visual, bau, rasa, tekstur, bunyi, perasaan, dalam telusur keseharian.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd