Memberi Anak Kesempatan Menganalisa 

February 10, 2025
Famili

Arifin

Berbagai fakta dan data semakin mudah diakses serta didapatkan. Maka dalam mengasuh anak penting pula untuk memberikan anak kesempatan menganalisa. Anak tak hanya sekadar tahu ini-itu. Melainkan juga dari fakta, data yang diketahuinya, bisa melihat pola serta menganalisa.

Apa saja yang dapat dilakukan untuk menstimulasi anak menganalisa? Orang tua dapat memaparkan anak pada ragam fenomena alam serta fenomena sosial. Ajak anak menggunakan panca indranya ketika ke taman, vakansi, ke kebun binatang, dan lain-lain. Alam terkembang menjadi guru – tak sekadar slogan, namun diupayakan.

Orang tua bisa mengajak anak memerhatikan bagaimana formasi burung ketika terbang. Mengapa formasi V yang digunakan burung. Tak sekadar anak tahu, namun bagaimana proses berpikirnya dipantik, baik melalui tanya jawab, pengamatan, serta memaparkannya dengan sejumlah kegiatan yang mesra alam.

Ada pun fenomena sosial bisa diupayakan di antaranya dengan interaksi. Bagaimana hal itu ditumbuhkan melalui perbincangan, tanya jawab, observasi. Rawat rasa ingin tahu dari anak serta keberaniannya mengungkapkan pendapat. Tanpa diminta, anak dapat menganalisa hal yang diindrai melalui panca indranya.

Waktu-waktu kosong, serta ketika anak sedang bosan juga dapat menjadi momentum bagi anak untuk menganalisa. Bisa dari hal-hal yang diingatnya, maupun yang ada di hadapannya.

Orang tua juga dapat berperan dengan meminta pendapat anak tentang suatu perkara. Dengan begitu anak merasa dilibatkan. Ambil contoh ketika akan memberikan hadiah ulang tahun kepada kerabat yang dikenal, mintai pendapat anak baiknya memberi apa ya. Anak dapat menggali, mengingat-ingat kerabat tersebut mempunyai preferensi terhadap apa, lalu disesuaikan dengan bujet, model mana yang paling pas, dan sebagainya.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd