Mengapa Ada Karakter Dalam Cerita Yang Begitu Baik? 

February 14, 2025
fakta menarik

Arifin

Dalam wawancaranya sutradara Yandy Laurens mencoba menelaah pertanyaan utama: mengapa ada karakter dalam cerita yang begitu baik? Ya Yandy merupakan sutradara dari karya adaptasi karangan Arswendo Atmowiloto. Arswendo menghadirkan karakter Abah (Keluarga Cemara) serta Moko (1 Kakak, 7 Ponakan).

Pada versi filmnya, boleh dibilang cukup dapat menjawab kok bisa sebaik itu Abah dan Moko. Sementara itu, pada berbagai segi penceritaan, alur memang dapat membuat penonton memihak, kesal terhadap karakter tertentu. Namun, ketika ditelusuri ke sejarahnya, menarik alur mundur, menjadi terjelaskan mengapa karakter tersebut menjadi begitu.

Ambil contoh pada karakter Severus Snape yang begitu menyebalkan dalam benak pembaca dan penonton film Harry Potter. Hingga tibalah di Harry Potter dan Relikui Kematian, terjelaskan Snape melakukan semua itu karena cinta terhadap Lily Evans (ibu Harry Potter) serta segala yang dilakukannya merupakan upaya untuk menjaga Harry.

Logika sebab akibat, serta dengan alur mundur yang menjelaskan. Hal tersebut dapat membuat penonton menjadi terngiang-ngiang tentang karakter dalam cerita. Hal semacam itu juga dapat ditemui pada karakter di film Cek Toko Sebelah 2. Agnes (ibu dari Natalie) yang begitu protektif terhadap anaknya ternyata punya trauma diselingkuhi, serta bercerai dengan suaminya.

Sementara itu, di ranah anime terdapat Kenshin Himura yang menjalani “penebusan dosanya” dari kisah hidupnya di masa lampau sebagai Battousai Si Pembantai. Kenshin menggunakan pedang yang tajamnya terbalik, ia pun tidak lagi ingin membunuh.

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd