Cerita Bunga Dalam Kisah Fiksi 

February 19, 2025
fakta menarik

Arifin

Katakan dengan bunga – merupakan idiom yang begitu dikenal. Beda bunga, beda makna – hal tersebut juga lazim diketahui. Bunga juga dapat identik dengan sejumlah karakter pada kisah fiksi.

Sebut saja Presiden Snow pada The Hunger Games yang identik dengan mawar putih. Snow sering terlihat bersentuhan dengan mawar putih, di kerah bajunya atau di taman mawar atau hiasan di sekitar rumahnya. Mawar merupakan simbol kebutuhan Presiden Snow untuk tampil tanpa cacat.

Pengayaan lebih lanjut tentang mawar dan Snow dapat ditemui pada The Ballad of Songbirds and Snakes. Terdapat hubungan emosional dan simbolis di balik bunga mawar ini, mengungkapkan sisi yang lebih lembut dan kompleks dari karakter Snow.

Karakter lainnya yang terkait mawar adalah Tuxedo Bertopeng pada Sailor Moon. Mawar merah tak sekadar identik dengan sayang, cinta, namun pada Tuxedo Bertopeng dapat menjadi senjata yang bahkan dapat menembus baja.

Sementara itu, pada The Bartimaeus Trilogy, bunga yang tertata rapi di kamar Nathaniel menunjukkan bagaimana perhatian Martha terhadap sang penyihir cilik tersebut.

Ada pun pada novel Aroma Karsa, “penggerak” cerita adalah obsesi Raras Prayagung pemilik perusahaan kosmetik, untuk memburu Puspa Karsa. Apa itu Puspa Karsa? Ternyata merupakan bunga sakti yang mampu mengendalikan kehendak dan cuma bisa diidentifikasi melalui aroma.

Penulisnya Dee Lestari mengaku gemar membaui sejak kecil, di mana kelopak bunga kecombrang, mawar kubis merah jambu, semak bunga melati keraton – merupakan beberapa aroma yang disukainya.

Oh iya, bagaimana dengan Anda, aroma dari bunga apa yang menjadi favorit?

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd