Menilik Manfaat Lompat Tali Untuk Kesehatan
Arifin
Lompat tali merupakan latihan yang bagus dan intens yang melibatkan seluruh tubuh. Lompat tali membangun kepadatan tulang, terutama selama fase pendaratan, ketika terjadi benturan dan beban akibat lompatan dan pantulan yang berulang.
Tekanan berulang pada tulang tersebut pada akhirnya mempertahankan mineralisasi tulang, sehingga mengurangi kehilangan tulang.
Gerakan lompat tali tidak hanya melibatkan kaki namun seluruh tubuh bagian atas untuk mengendalikan kekuatan gerakan. Hal tersebut menghasilkan pembakaran kalori yang lebih tinggi dibandingkan dengan aktivitas kardio lainnya.

Bahkan beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa lompat tali selama 10 menit dengan kecepatan sedang setara dengan 30 menit berlari dalam hal kalori yang terbakar.
Lompat tali juga bisa membantu meningkatkan koordinasi, daya tahan, dan kelincahan. Lompat tali menyenangkan dan meningkatkan kreativitas karena terdapat banyak trik dan keterampilan yang bisa dipelajari, tidak hanya sebagai individu tetapi juga sebagai kelompok.
Lompat tali mudah dipelajari di mana saja, bila diperlukan ikut pelatihan yang akan memberikan pengajaran tentang dasar-dasar seperti cara memegang, mengayun, dan melompati tali serta panjang tali yang tepat agar sesuai dengan tinggi badan.
Bila baru memulai dari titik nol, lakukan dengan santai untuk menghindari cedera umum yang berhubungan dengan lompatan, seperti nyeri tulang kering, plantar fasciitis, tendinopati Achilles, dan fraktur stres.
Mengenakan alas kaki yang tepat yang menopang lengkungan kaki dan memberikan dukungan yang kuat pada pergelangan kaki selama latihan berdampak tinggi untuk mencegah cedera. Jangan lupa melakukan pemanasan sebelum mengangkat tali.
Lompat tali bisa mencakup latihan dinamis seperti squat, jumping jack, dan calf raises. Setelah selesai, lakukan pendinginan untuk membantu mencegah kram otot dan pusing saat laju pernapasan dan detak jantung melambat.
Beberapa tips melompat tali yang tepat yakni menjaga irama tetap stabil dan hindari lompat terlalu tinggi, serta tetap rileks dan pertahankan sedikit tekukan pada lutut.
Sumber: Asian News Channel, Antara