Tips Penanganan Mandiri Mata Kering
Arifin
Untuk meringankan gejala ketidaknyamanan pada permukaan kelopak mata, lakukan kompres mata kering dengan handuk yang direndam ke air hangat, bukan air dingin. Ada pun kompres mata dengan air dingin biasanya mempunyai manfaat yang berbeda, yakni membuat mata lelah menjadi lebih rileks.

Mata kering ditandai oleh ketidaknyamanan pada permukaan mata akibat ketidakseimbangan dan ketidakstabilan lapisan air mata (tear film), yang terdiri atas lapisan kelenjar minyak (lipid), lapisan air, dan lapisan lendir (mucin).
Ketiga lapisan tersebut sama-sama berperan penting dalam membersihkan, melindungi, memelihara, dan melumasi bola mata, mencegah kerusakan atau peradangan pada permukaannya.
Keseimbangan dan kestabilan fungsi ketiga lapisan tersebut sangat penting. Gangguan pada salah satu lapisan saja itu akan mengganggu keseluruhan fungsi air mata.
Mata kering tidak selalu disebabkan oleh air mata yang berhenti diproduksi atau kuantitas air mata berkurang. Tapi mata kering merupakan kondisi di mana lapisan air mata sedang tidak stabil sehingga menyebabkan gejala ketidaknyamanan.
Ketidaknyamanan itu seperti rasa mengganjal di mata, berwarna kemerahan yang berulang bila mata tidak diistirahatkan, perih, sensasi berpasir, mata lengket, kotoran mata menumpuk, sampai sensasi sulit membuka mata tanpa mengucek.
Penanganan pertama mata kering dengan obat tetes mata yang tidak dianjurkan dokter (dibeli secara bebas) biasanya menjadi kebiasaan individu. Namun, tetes mata sebaiknya tidak diberikan sebelum mendapat anjuran dokter.
Sebagai alternatif penanganan mandiri, disarankan kompres hangat pada kelopak mata yang tertutup, jangan dibuka matanya agar tidak terjadi iritasi.
Selain itu, penting untuk menjaga kebersihan kelopak mata, mengonsumsi air putih yang cukup, dan memodifikasi kebiasaan, misalnya dengan mengatur durasi aktivitas yang membutuhkan fokus visual seperti membaca atau menggunakan perangkat layar elektronik, hingga mengatur lamanya aktivitas yang membuat mata mengalami paparan pendingin udara hingga polusi udara terus-menerus.
Sumber: Antara