Melihat Dunia Luar Pada Cerita Favoritmu
Arifin
Dikenal peribahasa ‘Seperti katak dalam tempurung’. Sementara itu, pada sejumlah cerita terdapat keinginan untuk “keluar dari tempurung” yang ada. Hal itu seperti diperlihatkan pada film The Village serta Attack on Titan.
Pada The Village, terdapat kegelisahan para penduduk desa yang hidup dalam kengerian akan sekelompok makhluk mengerikan yang menghuni di hutan di sekitar desa tersebut. Para penduduk desa membuat pagar pelindung dan menara pengawas untuk mengawasi “Mereka Yang Tidak Boleh Dibicarakan”.

Akhirnya terdapat Ivy yang menembus hutan karena ingin mencari obat untuk orang yang dicintainya Lucius. Ivy pun menemukan fakta mengejutkan bahwa makhluk mengerikan itu sesungguhnya penduduk desa yang mengenakan kostum. Ada pun mereka sesungguhnya hidup di hutan suaka dengan sebuah desa tersembunyi di dalamnya.
Keinginan untuk melihat dunia luar juga ditemukan pada karakter Eren Yeager dan Armin Arlert pada Attack on Titan. Dari buku-buku yang dimiliki Armin, mereka ingin melihat laut, gurun pasir, gunung es.
Sementara itu, mereka berada di balik tembok besar. Tembok besar itu semula dipercaya sebagai perlindungan terhadap titan yang berada di luar tembok. Eren dan Armin akhirnya dapat melihat dunia luar; melihat laut, serta mengetahui apa yang ada di balik laut itu.
Mereka pun menemukan fakta bahwa tembok besar tersebut justru sesungguhnya untuk mengurung penduduk agar tidak keluar tembok.
Dari film The Village dan Attack on Titan, terdapat sejumlah benang merah yang sama: mitos, fakta mengenai dunia luar, mereka yang memberanikan diri “keluar dari tempurungnya”.
Dalam konteks kehidupan, untuk “keluar dari tempurung”, teramat mungkin sejumlah mitos, pendapat menakut-nakuti muncul. Memang diperlukan keberanian, pengetahuan untuk “keluar dari tempurung” serta mengalami langsung “dunia luar”.