Siap Jelajah Kampung Di Libur Hari Raya Nanti?
Arifin
Hari Raya Aidilfitri tinggal hitungan hari akan tiba. Berbagai persiapan untuk menyambutnya telah dilakukan pada hari-hari ini, seperti mengalokasikan duit raya, serta persiapan balik kampung.
Kehidupan di kampung memiliki ragam memori baik, seperti tradisi perayaan Hari Raya Puasa di Malaysia dengan menghidupkan pelita, panjut, atau obor di perkampungan. Ada pun ragam keriaan, kegembiraan, memori baik menjalani hidup di kampung di antaranya tergambarkan pada kisah Upin & Ipin di Kampung Durian Runtuh.
Majalah Tempo pernah mengulas mengenai awal semula Upin & Ipin. Dalam wawancaranya dengan Haji Burhanuddin Md.Radzi selayang pandang mengenai kehidupan di kampung pun didapati.

Burhanuddin Radzi mengaku ide cerita Upin & Ipin berasal dari istri dan dirinya. “Saya ini anak kampung. Istri besar di daerah bandar (kota). Dia tidak tahu permainan anak-anak kampung. Saya waktu kecil memainkan permainan-permainan tradisional. Ceritanya berkembang dari situ. Istri saya yang membuat skripnya. Saya kembangkan dengan tokoh-tokoh,” jelas pemilik Les’ Copaque Burhanuddin Radzi.
Pada libur Hari Raya tahun ini, bisa jadi merupakan kesempatan untuk memainkan sejumlah permainan tradisional. Anda bisa mempertimbangkan opsi memainkan permainan tradisional ketika pulang kampung nanti. Saat rasa bosan menghinggapi, lakukan bosan yang sehat dengan memainkan permainan tradisional.
Menjalani kehidupan di kampung selama beberapa hari juga kesempatan untuk menerapkan gaya hidup yang lebih mesra dengan alam. Libur, tak berarti henti dari aktivitas fisik, maka dapat menggunakan waktu untuk jelajah kampung, sembari mengamati ragam tanaman yang ada.
Berada di kampung pun merupakan kesempatan untuk merasakan hasil tempatan. Pada salah satu episode Upin & Ipin misalnya, ada beragam buah tempatan yang dapat menjadi pilihan santapan. Anda pun dapat mengeksplorasi buah tempatan, serta berbagai makanan yang ada di kampung.