Yang Fana Adalah Kita

April 4, 2025
Puisi

Arifin

Matamu mengedarkan pandangan

Di taman

Daun-daun yang berubah warna

Ada yang mencumbu bumi

Yang gugur

Dengan kenangan yang terserap tanah

            Matamu mengedarkan pandangan

            Di meja bundar

            Kursi-kursi kosong, serta membayangkan mereka yang dulunya mengisi

Yang fana adalah kita

            Menjemput ingatan

           Mengingat warna suara mereka yang berpulang

Hari Raya adalah simpul yang mempertemukan

Yang terucap, yang tersirat

            Sebelum Hari Raya, di Hari Raya, & hari-hari setelahnya

            Matamu mengedarkan pandangan

            Pada retakan di cangkir

            Seperti becermin

            Bagaimana serupa cangkir itu & matamu

Matamu menyimpan segala ketanpaan

            Di waktu yang terus tumbuh

            Beberapa ingatan tak kunjung berlabuh

Matamu mengedarkan pandangan

Pada cermin

Mencari senyum

            Terkadang, di musim perayaan, ada rona senyum yang menggapai-gapai masa lalu

            Tapi, hidup harus terus berjalan, bukan?

            Seperti cangkir itu, yang tetap menjalankan tugasnya

Retakan di cangkir itu, mengingatkan akan fana

Mengingatkan kita

© 2025 Amanz Media Sdn Bhd