Pemanis Buatan Dapat ‘Menipu’ Otak Membuat Lapar Lebih Sering
Arifin
Pemanis buatan yang kerap ditemukan dalam produk makanan rendah gula dan tanpa gula, seperti es krim, air soda, dan minuman ringan justru bisa membuat tubuh lebih cepat lapar.
Penelitian yang dipublikasikan Nature Medicine menemukan bahwa sukralosa, nama kimia Splenda atau pemanis buatan bisa meningkatkan aktivasi di hipotalamus, bagian otak yang membantu mengatur nafsu makan.

Penelitian melibatkan peserta yang meminum tiga minuman selama penelitian, satu yang dimaniskan dengan sukralosa, satu yang dimaniskan dengan gula pasir (sukrosa), dan air putih.
Dari penelitian tersebut, dilaporkan rasa lapar yang lebih kuat setelah minum minuman yang dimaniskan dengan sukralosa dibandingkan minuman yang dimaniskan dengan sukrosa.
Pada dasarnya, sukralosa menyebabkan peningkatan aktivasi di hipotalamus, dan pada gilirannya menyebabkan peningkatan rasa lapar.
Mengonsumsi pemanis non-kalori ini bisa “menipu” otak karena otak mengharapkan kalori mengikuti rasa manis. Ketika kalori tersebut tidak datang, respons lapar pun terstimulasi.
Orang-orang sering kali percaya bahwa beralih ke pemanis non-kalori, seperti sukralosa, merupakan pilihan yang lebih baik daripada sukrosa. Akibatnya, orang-orang sering kali mengonsumsi minuman yang dimaniskan secara artifisial secara berlebihan.
Sering mengonsumsi pemanis buatan juga dapat membuat otak merasa makanan sehat yang manis seperti buah menjadi tidak memiliki rasa manis yang diinginkan sehingga indera perasa menginginkan lebih banyak makanan manis dari waktu ke waktu.
Pada tahun 2023, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) merilis panduan yang menyatakan bahwa mereka tidak mendukung penggunaan pemanis buatan untuk manajemen berat badan karena tidak menyebabkan penurunan berat badan jangka panjang.
Pemanis buatan bisa mengubah mikrobioma usus dan penelitian telah menghubungkan pengganti gula tertentu dengan risiko stroke dan diabetes yang lebih tinggi.
Meskipun sukralosa aman dikonsumsi, itu mungkin bukan pilihan terbaik bagi orang yang mencoba menurunkan berat badan. Sebaiknya mencoba mengurangi makanan ultra-olahan dengan tambahan gula dan pemanis buatan.
Minum satu atau dua minuman yang mengandung sukralosa sehari sudah cukup, atau mengonsumsinya saat ingin makan makanan manis.
Untuk manajemen berat badan, minumlah air putih alih-alih minuman manis alami atau buatan.
Sumber: Very Well Health, Antara