Pengalaman Di Rumah Nenek Pada Cerita Favoritmu
Arifin
Bagi generasi 90-an salah satu template karangan yakni berlibur ke rumah nenek. Adakah Anda mengingat pernah menulis karangan bertema tersebut dahulu? Ada pun film Jumbo yang turut menyasar segmen generasi 90-an pun turut menghadirkan rumah nenek alias rumah oma dalam bagian ceritanya.
Rumah Oma di film Jumbo bagaikan paket lengkap: hangat, nyaman, penuh kenangan, serta banyak makanan enak. Tak mengherankan geng Jumbo sering bertandang ke sana. Mae misalnya suka ke rumah Oma Don, karena ada biskuit dan teh yang enak.

Lantas apa saja hal menarik lainnya dari rumah Oma Don? Di antaranya yakni kamar Don. Memiliki kamar sendiri memungkinkan Don untuk berekspresi serta memuat hal-hal yang disukainya. Adakah Anda mengingat ada apa saja di kamar Don?
Rumah Oma juga menjadi tempat yang penuh kenangan. Di antaranya perihal penciptaan karya kreatif. Dari piano yang turut membantu terciptanya lagu Selalu Ada di Nadimu, lalu juga tempat yang nyaman untuk membuat cerita. Rumah memang dapat menjadi tempat berkreativitas, berkarya.
Rumah nenek juga menjadi tempat bagi banyak cerita pada kisah Upin & Ipin. Rumah Opah yang terbuat dari kayu serta kental dengan nuansa warna hijau. Rumah Opah memiliki jendela kayu yang besar, memungkinkan cahaya masuk melimpah serta sirkulasi udara berjalan baik.
Rumah Opah memiliki ruang tamu yang lapang, serta dilengkapi televisi. Salah satu momen kebersamaan yang dihadirkan ketika Upin & Ipin beserta kawan-kawan sekolahnya nonton bareng pertandingan sepak bola antara Malaysia menghadapi Indonesia via televisi.
Rumah Opah juga menjadi tempat berkreasi serta belajar. Upin & Ipin menggambar, belajar, serta bermain, sedangkan Kak Ros membuat komik. Salah satu ruang penuh cerita di Rumah Opah yakni dapur. Di sana mereka makan bersama, serta membuat sejumlah kuliner. Pesan kehidupan serta percakapan keluarga juga terjadi di sela-sela makan bersama.