Bertekun Dalam Proses Kreativitas
Arifin
Berkreativitas kian dimudahkan dengan semakin terbukanya akses untuk mempelajari berbagai hal. Setelah mempelajari tutorial demi tutorial, kerjakanlah kreativitas yang ingin Anda buat. Jangan terjebak terlampau banyak mengonsumsi tutorial, namun tak kunjung bergerak melakukan sesuatu, ataupun ragu untuk melakukan tahapan kreatif.
Tutorial yang ada untuk membantu, bukan untuk membelenggu. Gunakanlah poin dari tutorial yang sekiranya klop dengan diri Anda.

Dalam berkreativitas juga bertekunlah serta menghargai prosesnya. Kiranya dibutuhkan waktu untuk berkreasi hingga semakin baik.
Di samping itu, ketahuilah tujuan Anda dalam berkreativitas. Dengan memiliki motif, maka ada arah yang dituju. Hal ini juga berpengaruh pada bagaimana menggunakan waktu beserta tenaga dan pikiran
Dengan mengetahui tujuan, maka dapat tahu diri serta sadar diri. Seperti keahlian tertentu yang memang memerlukan jam penempaan, pelatihan yang panjang. Maka dengan waktu yang telah dilalui dapat menyesuaikan dengan tujuan yang hendak dicapai.
Perihal perspektif memang bisa jadi keliru – bisa jadi diri menilai terlalu rendah ataupun menilai terlalu tinggi. Maka salah satu daya uji, daya ukurnya, dengan mempertunjukkan hasil kreativitas itu ke khalayak. Dengan menunjukkan ke khalayak, maka respons yang ada bisa turut mengembangkan kreativitas. Di antaranya dengan mengetahui yang mendapatkan respons positif, maupun belajar dari karya-karya yang sudah-sudah.
Daya uji, serta daya ukur lainnya yakni dengan mengikuti perlombaan terkait kreativitas yang Anda sedang tekuni. Dari lomba, Anda dapat belajar, seperti melihat kontestan lainnya, belajar dari para juri, serta menyesuaikan dengan tema yang ada.
Dengan berkarya maka dapat menjadi ada serta dikenal, diingat. Itulah pula faedah dari menghadirkan karya ke khalayak. Melakukannya secara konsisten dapat menjadi cara yang tepat untuk personal branding.